Prof Niken Ulupi Ungkap Alasan Telur Ayam Jumbo Dijual Lebih Murah
Fenomena unik terjadi di pasar dan swalayan: telur ayam berukuran jumbo justru dijual lebih murah dibandingkan telur berukuran kecil.
Hal ini bukan karena kualitasnya buruk, melainkan dipengaruhi oleh kebiasaan belanja masyarakat Indonesia.
>>> Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Semar Nusantara 20 Juni 2026 Bergerak
Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Niken Ulupi, mengungkapkan bahwa sistem penjualan telur di Indonesia mayoritas menggunakan timbangan per kilogram (kg).
Kondisi ini membuat konsumen lebih memilih telur kecil karena mendapatkan jumlah butir lebih banyak dalam satu kg.
“Sebagian besar konsumen telur ayam di masyarakat merupakan golongan ekonomi menengah ke bawah.
Mereka menginginkan telur ukuran kecil agar dalam satu kilogram bisa berisi 16 butir atau lebih, sehingga telur berukuran besar kurang diminati.
Hal inilah yang menyebabkan harganya relatif lebih murah,” jelas Niken.
Nutrisi Sama, Ukuran Berbeda
Meski ukurannya berbeda, kandungan nutrisi telur jumbo dan kecil tetap sama selama ayam petelur sehat, mendapat pakan bergizi, dan dipelihara dengan baik.
Warna cangkang yang bervariasi, dari kecokelatan hingga putih pucat, ditentukan oleh faktor genetik strain ayam.
>>> Rekomendasi Akhir Pekan: Jakalcer Fest hingga Pameran Keris Nasional
Faktor usia ayam juga memengaruhi ukuran telur. Ayam yang baru mulai bertelur menghasilkan telur kecil, sedangkan ayam tua menghasilkan telur jumbo.
“Warna kerabang telur juga ditentukan oleh ketersediaan pigmen dalam pakannya. Besar kecilnya telur bisa dipengaruhi secara genetik, kecukupan nutrien pakan, manajemen pemeliharaan, dan umur ayam,” ujar Niken.
Tips Memilih Telur Segar
Konsumen disarankan tidak hanya berpatokan pada ukuran fisik saat memilih telur.
Perhatikan kondisi luar cangkang: pilih telur dengan permukaan halus, warna merata, bersih, tidak retak, dan bentuk oval normal.
Kesegaran telur bisa diperiksa dengan lampu peneropong. Kantung udara pada ujung tumpul yang kecil menandakan telur masih segar.
Telur yang baru dipanen dari kandang memiliki mutu lebih baik daripada telur yang disimpan di suhu ruang berhari-hari.
>>> Wamenko Pangan Dorong Integrasi Sawit-Sapi untuk Atasi Defisit Daging
“Telur yang aman dikonsumsi adalah telur yang dihasilkan dari ayam sehat, telur yang baru dihasilkan, serta telur yang diolah secara benar dan sehat,” kata Niken.
Update Terbaru
Serangan Siber Megalodon Susupi 5.500 Repositori GitHub
Sabtu / 20-06-2026, 10:40 WIB
Brasil Hancurkan Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026
Sabtu / 20-06-2026, 10:40 WIB
Celah Keamanan Permanen di iPhone Lawas Tak Bisa Ditambal Lewat Update iOS
Sabtu / 20-06-2026, 10:40 WIB
UI Pertahankan Posisi di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Sabtu / 20-06-2026, 10:36 WIB
Oppo Konfirmasi Peluncuran Global Reno16 Series Setelah Debut di Tiongkok
Sabtu / 20-06-2026, 10:35 WIB
Kementerian Perdagangan Resmi Masukkan Content Creator ke KBLI 2025
Sabtu / 20-06-2026, 10:35 WIB
Brasil Tekuk Haiti 3-0, Pecahkan Rekor Tim Tersubur Piala Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 10:32 WIB
Kopi Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp66 Miliar di Bangkok
Sabtu / 20-06-2026, 10:32 WIB
Jennie BLACKPINK Diabadikan Jadi Nama Spesies Ikan Baru di China
Sabtu / 20-06-2026, 10:32 WIB
Celah Keamanan Hardware Intai iPhone Lawas, Pengguna Diminta Tetap Update iOS
Sabtu / 20-06-2026, 10:32 WIB
SIG Raih Tiga Penghargaan HR Excellence 2026 Berkat Transformasi SDM
Sabtu / 20-06-2026, 10:31 WIB
Rupiah Melemah, Bengkel Motor di Bekasi Sepi Pengunjung
Sabtu / 20-06-2026, 10:30 WIB
OPPO A6c Resmi Meluncur di Indonesia dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh
Sabtu / 20-06-2026, 10:30 WIB
Faza Meonk: Pameran Art Toy Buka Peluang Besar bagi Kreator Lokal
Sabtu / 20-06-2026, 10:28 WIB






