Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan suku bunga untuk rumah subsidi tidak akan naik.

Angka 5 persen flat tetap berlaku dari awal hingga akhir masa angsuran.

in1

>>> Vallensia Amankan Tiket MMA Asian Games 2026 Nagoya

Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Jumat, menanggapi dinamika ekonomi dan kenaikan BI Rate. Pemerintah berkomitmen menjaga bunga KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tetap 5 persen.

"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.

Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen," ujar Maruarar.

Ia juga menegaskan kebijakan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto telah dibahas intensif.

Kebijakan itu dapat dijalankan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Maruarar mengucapkan terima kasih atas dukungan Danantara, Rosan, dan BP BUMN Dony.

Ia menyebut semua masih on the track dan akan ke BPKP pada Senin untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan.

>>> John Herdman Siapkan Skuad Timnas Indonesia Hadapi Dua Turnamen

Dalam kesempatan itu, disampaikan perkembangan penyaluran FLPP tahun 2026. Dari target 350.000 unit rumah, realisasi mencapai 78.277 unit atau sekitar 22,36 persen.

Maruarar menghadiri rapat bersama Danantara Indonesia untuk membahas dukungan strategis terhadap Program 3 Juta Rumah. Program itu merupakan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Rapat juga membahas pendataan inventaris rumah susun milik BUMN sebagai upaya optimalisasi aset negara. Selain itu, Program Gentengisasi mendapat dukungan dari perbankan, khususnya Bank BRI.

Perkembangan penyelesaian rumah susun Meikarta turut dibahas.

Pemerintah bersama Danantara menyusun langkah strategis, termasuk serah terima hibah, due diligence legalitas tanah, dan penentuan BUMN pelaksana proyek.

Skema penetapan harga jual per unit rumah juga dibahas agar sosialisasi kepada masyarakat dapat segera optimal.

>>> Prabowo Setujui Anggaran Multiyears untuk Pelatnas Jangka Panjang

Rapat juga menyusun Instruksi Presiden yang diinisiasi Danantara sebagai instrumen percepatan isu strategis perumahan.