Kementerian PU Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Natal-Tahun Baru
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merencanakan sekitar 10 ruas tol yang dapat difungsionalkan untuk mendukung lalu lintas Natal-Tahun Baru.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Ni Komang Rasminiati mengatakan, sesuai progres per Juni, ada rencana sekitar 10 ruas yang diharapkan selesai di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Natal-Tahun Baru.
>>> BPH Migas dan Pemprov Riau Perkuat Pengawasan BBM Subsidi
Beberapa ruas yang berpotensi difungsionalkan antara lain tol Sigli-Banda Aceh seksi 1, Palembang-Betung seksi 1 dari Kramasan-Pulau Rimau, Probolinggo-Banyuwangi seksi 3 dari Paiton-Besuki, dan Jakarta-Cikampek II Selatan seksi 6 Kutanegara-Sadang.
Ni Komang menambahkan, pengawasan akan terus ditingkatkan untuk penyelesaian konstruksi di akhir 2026 agar ruas-ruas tersebut dapat difungsionalkan pada periode Natal-Tahun Baru.
Komitmen Tingkatkan Standar Pelayanan Jalan Tol
Kementerian PU menegaskan komitmennya dalam memperkuat penerapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di seluruh ruas jalan tol Indonesia.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa jalan tol dibutuhkan untuk mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan efisiensi, serta menurunkan biaya transportasi.
>>> Polisi Ungkap Motif Wanita Tusuk Rekan Kerja di Menteng
Jalan tol diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik dan mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru.
Pemenuhan SPM jalan tol diukur melalui 8 substansi yang diturunkan ke dalam 54 indikator, meliputi kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, kendaraan layanan, lingkungan, serta tempat istirahat dan pelayanan.
Pada substansi kondisi jalan tol, terdapat 15 indikator yang wajib dipenuhi, antara lain memastikan perkerasan jalan utama stabil dan rata, bebas lubang, rutting, atau retak yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan.
>>> Wagub Lemhannas Erwin Aldedharma Raih Gelar Doktor HC Bidang Kemaritiman dari Unsrat
Indikator juga mencakup fungsi drainase yang baik, kelengkapan perlengkapan median, serta kondisi bahu jalan yang tidak rusak untuk mencegah risiko kecelakaan.
Update Terbaru
Kisah Mochamad Asri Pimpin Tim Pengembang Chip AI Nvidia dan Misi Mulianya
Jumat / 19-06-2026, 22:45 WIB
Pemerintah Harap Nobar Piala Dunia Dorong Ekonomi Daerah
Jumat / 19-06-2026, 22:37 WIB
HUT Jakarta ke-499, Hotel Borobudur Jakarta Gelar Discover Betawi Art & Culture
Jumat / 19-06-2026, 22:37 WIB
UNICEF: 265 Anak Palestina Tewas Meski Gencatan Senjata Berlaku
Jumat / 19-06-2026, 22:37 WIB
Rasio Klaim JKN Sultra Capai 136,11 Persen, Pemda Didorong Bayar Iuran
Jumat / 19-06-2026, 22:36 WIB
Raisa dan Sung Si Kyung Rilis Single Duet 'Heaven Knows'
Jumat / 19-06-2026, 22:36 WIB
Pemprov Jabar Buka Seleksi Mutasi Masuk PNS Tahun 2026, Ini Syarat dan Jadwalnya
Jumat / 19-06-2026, 22:36 WIB
Samsung Galaxy A57 5G Hadir dengan Fitur Multi Window untuk Kreator Konten
Jumat / 19-06-2026, 22:36 WIB
Pelita Jaya Jakarta Tundukkan Bogor Hornbills di Final IBL 2026
Jumat / 19-06-2026, 22:36 WIB
Senator AS Usul Aset Rusia Digunakan untuk Beli Senjata Ukraina
Jumat / 19-06-2026, 22:31 WIB
Mengawal Program Prioritas dengan Akal Sehat
Jumat / 19-06-2026, 22:31 WIB
I.League Siapkan Penyesuaian Jadwal Persib dan Borneo Musim Depan
Jumat / 19-06-2026, 22:30 WIB
Hotel Borobudur Jakarta Gelar "Discover Betawi Culture" Sambut HUT Jakarta
Jumat / 19-06-2026, 22:30 WIB
PINTU Raih Gold di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Jumat / 19-06-2026, 22:30 WIB






