Tren olahraga lari meningkat pesat dalam setahun terakhir. Banyak masyarakat tertarik mencoba, namun masih ragu karena belum memahami panduan dasar.

Dokter Umum sekaligus Kreator Konten Kesehatan, dr. Ikhsanuddin Qoth'i, menjelaskan langkah awal memulai lari sebenarnya sederhana.

in1

>>> 5 Langkah Darurat Menyelamatkan ASIP Saat Listrik Padam

Motivasi awal, seperti ingin sehat atau sekadar mengoleksi foto, bisa menjadi pemicu semangat.

Ia mengingatkan pemula untuk tidak memaksakan diri berlari jarak jauh seperti 5K atau 10K. "Setidaknya lakukan dulu 100 meter, 200 meter, 300 meter.

Jangan membandingkan diri dengan orang lain," katanya dalam konferensi pers BrookFarm Almond Run 2026 di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Perhatikan Kondisi Kesehatan dan Nutrisi

Pemahaman mengenai kondisi kesehatan dan riwayat penyakit sangat penting untuk mengantisipasi risiko fatal seperti kolaps.

"Kalau kita tahu punya riwayat penyakit berisiko, kita perlu yakin dengan kekuatan tubuh sendiri, lalu mulai bertahap," jelas dr. Ikhsan.

>>> IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.177 pada 19 Juni 2026

Persiapan tubuh tidak hanya latihan fisik, tetapi juga pola makan yang tepat.

Director of Marketing & Trading PT Sukanda Djaya, dr. Maria Melisa, mengatakan tren gaya hidup aktif mendorong kesadaran akan nutrisi harian.

Asupan plant-based seperti kacang almond menjadi pilihan populer karena kaya gizi.

"Almond sumber alami vitamin E dan antioksidan, serta magnesium yang berperan dalam fungsi otot dan metabolisme energi," paparnya.

>>> Tips Memilih Pakaian Pria Bertubuh Besar Agar Tampil Proporsional

Bagi yang tidak suka lari sendirian, ajang lari bersama seperti BrookFarm Almond Run 2026 di Jakarta pada 23 Agustus 2026 bisa menjadi alternatif.