Pemasangan Robot Fanuc di General Motors Picu Ketegangan dengan UAW
Langkah otomatisasi massal yang diambil General Motors (GM) di lini produksinya memicu ketegangan baru dengan serikat pekerja United Auto Workers (UAW).
Perusahaan otomotif tersebut mulai memasang puluhan robot kolaboratif untuk mengambil alih tugas manusia di fasilitas Factory Zero.
>>> Legenda AS Bari Igor Protti Meninggal Dunia pada Usia 58 Tahun
Kebijakan ini diterapkan hanya beberapa minggu setelah GM melonggarkan komitmen terhadap kendaraan listrik dan melakukan PHK terhadap lebih dari 1.000 pekerja.
Raksasa otomotif yang menaungi merek Chevrolet, GMC, Buick, hingga Cadillac ini dilaporkan menambah sekitar 50 unit robot buatan Fanuc di jalur produksi.
Mesin-mesin tersebut dirancang untuk bekerja berdampingan dengan manusia dalam memasang berbagai komponen kendaraan.
Kehadiran teknologi baru ini dipandang sebagai ancaman serius bagi kelangsungan lapangan kerja anggota UAW.
Kekecewaan Serikat Pekerja
Presiden UAW Local 22 James Cotton mengungkapkan kekecewaan mendalam para pekerja terhadap kebijakan tersebut.
Cotton menilai perusahaan sedang mencoba menghapus peran manusia di tengah masa sulit para buruh yang baru saja kehilangan mata pencaharian.
"Selalu menjadi kekhawatiran ketika melihat robot masuk ke sebuah pabrik, terutama setelah mereka mem-PHK lebih dari seribu orang.
Mereka mengatakan ini adalah gelombang masa depan, dan jika memang demikian, mereka sedang menghilangkan pekerjaan manusia," kata James Cotton.
>>> Baznas RI dan DPR Sinergi Bentuk UPZ untuk Perkuat Ekosistem Zakat
Juru bicara GM Kevin Kelly memberikan pembelaan bahwa pemasangan robot merupakan bagian dari upaya menghadirkan teknologi canggih demi operasional yang lebih fleksibel dan kompetitif.
Pihak manajemen berdalih bahwa penggunaan robot membantu meningkatkan keselamatan kerja serta ergonomi bagi karyawan yang tersisa.
Update Terbaru
Kronologi Wanita Tusuk Rekan Kerja Hingga Tujuh Kali di Menteng
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Wamen ESDM: Jargas CNG Percepat Akses Energi di Wilayah Tanpa Pipa
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Angkasa Pura Indonesia Revitalisasi Terminal Bandara Minangkabau Rp553 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Arsenal vs Coventry City di Pekan Pembuka Premier League 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Belanda Hadapi Swedia di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Skotlandia vs Maroko: Duel Panas Perebutan Puncak Grup C Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
FIFA Blokir Tiket Pelaku Rasisme, Undang YouTuber Korea Selatan
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
Universitas Surabaya dan Institut Perbanas Jakarta Juarai Campus League 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
Dampak Tersembunyi Kerja Malam Terungkap Lewat 14.000 Pemindaian Otak
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Kritikus Bedah Kelemahan Naskah Disclosure Day Karya Steven Spielberg
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
H5N1 Diduga Tewaskan Ribuan Anak Anjing Laut di Australia
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Imigrasi Denpasar Pastikan Layanan Normal Usai Digeledah KPK
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Yayasan Tarumanagara Siapkan Cetak Biru Kampus 4 Seluas 138 Hektare
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Verbal
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB






