Sertifikasi Profesional Jadi Kunci Daya Saing Lulusan Baru di Dunia Kerja
Para lulusan baru ini bukan hanya berbekal pengetahuan ilmu dari perkuliahan, tetapi juga ada nilai lebih dari sertifikasi," ujarnya.
Pemberi kerja menilai sertifikasi sebagai indikator pemahaman fundamental terhadap deskripsi pekerjaan. Hal ini membuat proses adaptasi pegawai baru di lingkungan kerja berjalan lebih efisien.
Namun, pencari kerja diingatkan untuk tidak asal mengambil semua program pelatihan. Penentuan arah karier yang jelas harus dilakukan terlebih dahulu agar kursus yang diikuti linier dengan target pekerjaan.
"Maka, tentukan dulu target pekerjaan yang ingin digeluti, kemudian baru pilih kursus tersertifikasi agar lebih kredibel dan siap masuk ke dunia profesional," katanya.
Pemilihan program yang tepat membantu efisiensi investasi waktu dan biaya. Langkah strategis ini akan memperkuat resume serta portofolio pelamar di mata korporasi.
Kualifikasi ini juga memberikan sinyal positif mengenai kesiapan kerja kandidat sejak hari pertama. Perusahaan dapat memangkas waktu pengajaran keterampilan dasar dari nol.
"Lulusan yang punya sertifikasi itu dianggap sebagai orang yang sudah bisa bekerja dan tidak perlu spend time waktu lebih banyak untuk melatih dia dari nol," tambah dia.
Langkah ini memang tidak menjadi jaminan mutlak seseorang langsung diterima bekerja. Namun, kualifikasi tersebut memperbesar peluang pelamar untuk lolos ke tahapan rekrutmen berikutnya.
"Sertifikasi itu akan jadi bahan pertimbangan di perusahaan sekuritas.
Dipertimbangkan itu bukan berarti auto diterima, tetap harus melewati proses rekrutmen, tapi dia punya nilai lebih di situ," tuturnya.
>>> BEI Tanggapi Enam Kritik MSCI Terkait Pasar Modal Indonesia
Kombinasi antara pencapaian akademis, keahlian praktis, dan sertifikasi yang relevan menjadi modal penting. Sinergi aspek-aspek ini memperbesar peluang lulusan baru menembus pasar tenaga kerja yang kompetitif.
Update Terbaru
Kuasa Hukum: Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam Kondisi Sehat
Jumat / 19-06-2026, 20:56 WIB
Portronics Aero 10: Power Bank 10.000mAh dengan Kabel Type-C Bawaan
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
OJK Setujui Dua Perusahaan Pergadaian Daerah Ekspansi ke Tingkat Nasional
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
Pakar UMY: Penghentian Sementara SPPG Momentum Perbaikan Tata Kelola MBG
Jumat / 19-06-2026, 20:55 WIB
Dani Olmo: Barcelona Tak Khawatir dengan Aktivitas Transfer Real Madrid
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Doa dan Dzikir Setelah Salat Tahajud
Jumat / 19-06-2026, 20:52 WIB
Regulasi Pemain Muda Super League Tak Dihapus, Hanya Dikonversi
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Iran Protes ke FIFA Soal Pembatasan Persiapan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:50 WIB
Prabowo Beri Dukungan Penuh untuk Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Jumat / 19-06-2026, 20:48 WIB
Wagub: Karnaval Budaya Pesparawi Nasional Cermin Keberagaman Bangsa
Jumat / 19-06-2026, 20:48 WIB
Erick Thohir Kurang Tidur karena Nonton 70 Persen Laga Piala Dunia
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Toyota dan Nissan Peringatkan Pembeli Jepang Soal Cacat Cat Mobil Buatan AS
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Wamen ESDM Targetkan 160 Ribu Saluran Gas Terealisasi pada 2027
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Tahap II Berfungsi Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB






