Ia menambahkan, melalui program Creative Talk, Kemenperin ingin membantu pelaku IKM lebih dekat dengan pasar sehingga mampu menghasilkan produk yang relevan, bernilai tambah, dan berdaya saing tinggi.

Kemenperin menilai masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan dalam aspek pengembangan bisnis, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha.

in1

Berbagai studi bisnis global menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan pasar dan strategi pengembangan bisnis yang tepat menjadi salah satu faktor utama kegagalan usaha.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai riset perilaku konsumen, mulai dari identifikasi kebutuhan dan kebiasaan konsumen, faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, penyusunan nilai tambah produk, hingga strategi pemasaran.

Kepala BPIFK Dickie Sulistya Aprilyanto menegaskan pihaknya akan terus menghadirkan program pembinaan yang berfokus pada penguatan kapasitas bisnis, strategi pemasaran, dan peningkatan kualitas produksi.

>>> Krom Bank Catat Pertumbuhan Dana Murah 161 Persen hingga Mei 2026

"Memahami perilaku konsumen merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun strategi bisnis yang tepat," ungkap Dickie.