Dalam akumulasi bulanan dengan jarak tempuh 1.200 kilometer, pengeluaran energi TIGGO 8 CSH diperkirakan sebesar Rp568.909, sedangkan TIGGO 9 CSH sekitar Rp392.199.

Angka ini diklaim jauh lebih rendah daripada mobil bensin konvensional yang menghabiskan sekitar Rp1.397.500 per bulan.

in1

Selain varian PHEV, teknologi ini juga disematkan pada model hybrid TIGGO Cross CSH. Model ini memiliki catatan konsumsi bahan bakar sekitar 20 km/liter, atau setara dengan biaya operasional Rp812,5 per kilometer.

Penggunaan harian sejauh 40 kilometer dengan TIGGO Cross CSH memerlukan biaya sekitar Rp32.500 per hari.

Untuk jarak 1.200 kilometer per bulan, kebutuhan dana BBM berkisar Rp975.000, lebih hemat Rp422.500 dibanding kendaraan bensin biasa.

Tingkat efisiensi yang lebih tinggi ditunjukkan oleh model C5 CSH dengan konsumsi bahan bakar mencapai 20,4 km/liter.

Catatan tersebut membuat biaya perjalanan harian sejauh 40 kilometer berada di angka Rp31.863 per hari.

Untuk pemakaian bulanan sejauh 1.200 kilometer, total biaya operasional bahan bakar C5 CSH adalah Rp955.882.

>>> Tesla Luncurkan FSD Supervised V14 di Australia, Klaim Respons 20 Persen Lebih Cepat

Model ini diklaim memberikan penghematan pengeluaran hingga Rp441.618 jika dibandingkan dengan mobil bermesin bensin konvensional pada segmen yang sama.