Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (Ananda Bersinar).

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyatakan bahwa BNN dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memiliki banyak irisan tugas yang dapat disinergikan.

in1

>>> Indonesia Kantongi Dukungan China untuk Terbitkan Panda Bond Perdana

"Kesamaan fokus tersebut membuka peluang yang luas bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional," ujar Suyudi dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ananda Bersinar merupakan program strategis dan kampanye edukasi berskala nasional yang diinisiasi BNN untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Pada peringatan HANI tahun ini, BNN tidak menggelar kegiatan seremonial besar. Oleh karena itu, BNN ingin menggandeng Kementerian PPPA untuk berkolaborasi menghadirkan kegiatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.

Dalam audiensi di Jakarta, Rabu (10/6), kedua pihak membahas rencana kolaborasi pada peringatan Hari Anak Nasional dan HANI 2026.

Mereka juga menjajaki pembaruan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS).

>>> Samsung Mulai Kembangkan One UI 9.0 untuk Galaxy S24 FE

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyambut baik ajakan tersebut. Ia menegaskan bahwa kedua lembaga memiliki tujuan yang sama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, termasuk narkotika.

"Tujuan yang ingin dicapai sejatinya sama.

Saya melihat banyak program dan berbagai upaya yang dijalankan Kementerian PPPA dapat disinergikan dengan program-program BNN untuk memberikan manfaat yang lebih luas," tutur Arifatul.

Selain membahas kegiatan peringatan, kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama melalui pembaruan MoU yang berakhir pada 2025.

>>> Kemnaker Atur PHK dan Hak Pesangon Pekerja, Ini Rinciannya

Guna menindaklanjuti rencana tersebut, BNN dan Kementerian PPPA akan membentuk tim bersama untuk mempersiapkan program kolaboratif secara berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah.