Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia menyatakan bahwa masa libur sekolah harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat pariwisata nasional.

Menurutnya, hal ini dapat mendongkrak pergerakan ekonomi di daerah.

in1

>>> Museum Al-Qur'an Makkah Pamerkan Manuskrip Kuno Berusia 400 Tahun

Ia meminta pemerintah mempersiapkan destinasi wisata secara menyeluruh. Tujuannya untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan wisatawan serta menghidupkan kembali perputaran ekonomi bagi UMKM setempat.

“Liburan sekolah adalah salah satu momen paling ditunggu dalam kalender ekonomi pariwisata Indonesia.

Bukan hanya karena jutaan keluarga mulai merencanakan perjalanan, tapi karena dampaknya yang langsung terasa di lapisan ekonomi paling bawah,” kata Chusnunia di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, libur sekolah berbeda dengan libur nasional yang cenderung singkat.

>>> Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 2026 dengan Rangka Monokok Baru

Libur sekolah berlangsung lebih panjang dan mendorong keluarga untuk melakukan perjalanan yang lebih terencana dengan pengeluaran lebih besar.

Chusnunia menekankan bahwa pasar domestik adalah tulang punggung industri pariwisata, jauh sebelum wisatawan asing masuk hitungan. Ia mengimbau UMKM dan bisnis lokal untuk jeli membaca peluang.

“Lonjakan mobilitas tentunya tidak hanya terjadi di tempat wisata, tetapi juga memberikan keuntungan bagi ekonomi lokal melalui bisnis kuliner, cenderamata, hingga akomodasi,” katanya.

Ia menilai libur sekolah juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas pengelolaan destinasi dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

>>> Portugal Hadapi RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026

“Kita bersama harus secara aktif mendorong eksplorasi destinasi dekat yang tetap mampu menghadirkan pengalaman berkesan agar minat wisatawan juga menyebar ke kota-kota sekunder yang memiliki potensi wisata alam dan budaya otentik,” ujarnya.