Harga minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,9% menjadi US$79,17 per barel, sementara WTI untuk pengiriman Juli turun 0,8% menjadi US$76,01 per barel.

Goldman Sachs memangkas proyeksi harga minyak Brent untuk kuartal IV-2026 menjadi US$80 per barel dari sebelumnya US$90 per barel.

in1

Bank investasi itu mengasumsikan ekspor dari kawasan Teluk kembali normal ke level sebelum perang pada akhir Juli.

Proyeksi rata-rata harga minyak Brent sepanjang 2027 juga dipangkas menjadi sekitar US$75 per barel.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menegaskan kenaikan harga ICP periode April ke level US$117,31 per barel tidak akan memengaruhi harga BBM bersubsidi.

Bahlil mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk merumuskan hitung-hitungan ICP hingga rata-rata US$100 per barel.

Total pagu anggaran subsidi energi dalam APBN 2026 mencapai Rp210,06 triliun.

Rinciannya, subsidi Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) Rp25,14 triliun, subsidi LPG tabung 3 kg Rp80,26 triliun, dan subsidi listrik Rp104,64 triliun.

>>> IHSG Melemah 45 Poin ke 6.127, Tertekan Sentimen Global dan Domestik

Jika digabungkan dengan anggaran kompensasi energi, total subsidi dan kompensasi energi Indonesia pada 2026 dipatok Rp381,3 triliun.