Kementerian Pertanian (Kementan) angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan seorang petani menggunakan paracetamol dan vitamin B kompleks untuk menyuburkan tanaman cabai.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menegaskan bahwa praktik tersebut tidak direkomendasikan.

in1

>>> Adnoc Instruksikan Pelanggan Lanjutkan Pemuatan Minyak di Teluk Persia

Menurut Agung, penggunaan paracetamol dan vitamin B kompleks untuk tanaman hanya berdasarkan pengalaman empiris pribadi atau informasi di media sosial tanpa landasan teknis yang jelas.

"Hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang memadai yang menunjukkan bahwa paracetamol dapat meningkatkan produktivitas cabai secara konsisten, aman, dan ekonomis di tingkat lapangan," ujar Agung, Jumat (19/6/2026).

Pemerintah mendorong petani untuk menggunakan pupuk, pestisida, serta zat pengatur tumbuh yang telah terdaftar resmi dan memiliki izin edar.

Terkait alasan pelemahan rupiah yang disebut petani dalam video, Kementan mengakui fluktuasi nilai tukar mempengaruhi harga bahan baku pupuk dan pestisida.

Namun, pemerintah terus berupaya menjaga keterjangkauan sarana produksi melalui koordinasi dengan produsen, distributor, dan pemerintah daerah.

Empat Langkah Strategis Kementan

Kementan menerapkan empat langkah strategis untuk menjaga ketersediaan sarana produksi bagi petani.

>>> IHSG Ambles ke Level 6.127 pada Sesi I, 5 Saham Justru Melesat hingga ARA

Pertama, memastikan distribusi pupuk bersubsidi dan komersial berjalan sesuai kebutuhan.

Kedua, mendorong efisiensi melalui penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati untuk mengurangi ketergantungan pada input impor.

Ketiga, mendorong penggunaan pestisida dan pupuk yang terdaftar sesuai rekomendasi teknis agar lebih efektif.

Keempat, melakukan pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian agar petani mengadopsi teknologi berbasis hasil penelitian resmi.

Sebelumnya, video viral menunjukkan seorang petani menggunakan satu kotak paracetamol dan sekantong vitamin B kompleks untuk kebun cabainya.

Petani tersebut mengklaim metode ini berhasil membuat tanamannya subur di tengah tekanan ekonomi akibat pelemahan rupiah.

>>> Asnawi Mangkualam Lamar Yuriska Patricia di Atas Yacht di Bali

"Cabai ya di(pakai) paracetamol, ada vitamin B complex, tapi ya jadinya joss," ujarnya sambil memperlihatkan kebun cabai yang hijau.