Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,78 persen ke level 6.172 pada perdagangan Kamis (18/6/2026).

Pelemahan ini dipicu aksi jual massal investor asing setelah Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,75 persen.

in1

>>> 10 Film Netflix Teratas di Indonesia 11 April 2026, Thrash Puncaki Daftar

Berdasarkan data Bloomberg Technoz, investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell senilai Rp893,36 miliar di pasar reguler.

Sementara itu, di seluruh pasar, net sell mencapai Rp111,56 miliar.

Aksi lepas saham paling masif menargetkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai net sell Rp557,25 miliar.

Akibatnya, harga saham BBRI terkoreksi 3,9 persen ke level Rp2.960 per saham.

Saham Paling Diburu dan Dilepas Asing

Di sisi lain, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi incaran utama dengan net buy asing mencapai Rp150,89 miliar.

Saham AMMN pun melonjak 7,5 persen ke posisi Rp4.000 per saham.

Berikut 10 saham dengan net sell terbesar oleh investor asing pada 18 Juni 2026: BBRI (Rp557,25 miliar), MAPI (Rp98,87 miliar), DSSA (Rp84,98 miliar), TLKM (Rp62,58 miliar), BBNI (Rp59,84 miliar), BBCA (Rp51,93 miliar), ANTM (Rp50,36 miliar), AADI (Rp48,51 miliar), ESSA (Rp46,86 miliar), dan KLBF (Rp40,23 miliar).

Sementara itu, 10 saham dengan net buy terbesar adalah: AMMN (Rp150,89 miliar), BMRI (Rp106,91 miliar), TPIA (Rp82,64 miliar), BRPT (Rp48,29 miliar), GOTO (Rp34,71 miliar), TINS (Rp33,96 miliar), PTRO (Rp13,61 miliar), PANI (Rp12,57 miliar), MARK (Rp11,99 miliar), dan ENRG (Rp7,9 miliar).

>>> Suporter Kolombia Hibur Bocah Uzbekistan yang Menangis di Piala Dunia 2026

BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Tekanan di pasar modal terjadi setelah Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.