Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah ke zona hijau pada awal perdagangan pagi ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG menguat 0,61% ke level 6.209,96 pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pukul 09.03 WIB.

in1

>>> IHSG Diprediksi Volatil Akhir Pekan, Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Laju positif indeks nasional ditopang oleh performa mayoritas indeks sektoral. Sektor energi, barang konsumer primer, barang konsumer non-primer, barang baku, keuangan, serta transportasi menjadi motor penggerak utama.

Aktivitas pasar pada pagi ini terpantau cukup padat.

Total volume perdagangan mencapai 1,83 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,22 triliun, dan frekuensi transaksi tercatat 109.017 kali.

Sebanyak 342 saham bergerak menguat, sementara 126 saham mengalami penurunan dan 171 saham lainnya stagnan.

>>> WALOVI Perluas Distribusi di Singapura Lewat Kemitraan dengan Hong Xin Da

Top Gainers dan Top Losers LQ45

Di antara saham LQ45, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 4,0% ke Rp 1.445 per saham.

PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) naik 3,1% ke Rp 670, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terapresiasi 2,9% menjadi Rp 6.250 per saham.

Di sisi lain, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi top loser dengan penurunan 3,2% ke Rp 2.690.

>>> MSCI Turunkan Peringkat Arus Informasi Pasar Saham Indonesia

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) turun 2,3% ke Rp 2.120, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terkoreksi 1,9% ke Rp 3.110.