PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memimpin dengan net buy Rp150,89 miliar, mendorong harga sahamnya naik 7,5 persen ke Rp4.000 per saham.

>>> DANA Kembali Hadirkan Posko Bantuan Keliling dan Live Streaming untuk 2026-2027

in1

Berikut daftar 10 saham dengan net buy tertinggi oleh investor asing: 1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp150,89 miliar; 2.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp106,91 miliar; 3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp82,64 miliar; 4.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp48,29 miliar; 5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp34,71 miliar; 6.

PT Timah Tbk (TINS) Rp33,96 miliar; 7. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp13,61 miliar; 8.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp12,57 miliar; 9. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) Rp11,99 miliar; 10.

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp7,9 miliar.

Latar Belakang Kenaikan BI Rate

Kenaikan BI Rate diputuskan melalui Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa instrumen kebijakan moneter lain seperti deposit facility naik menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,5 persen.

"Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi," ujar Perry.

Kebijakan ini bersifat antisipatif untuk mengamankan target inflasi nasional di level 2,5 plus minus 1 persen untuk 2026 dan 2027.

Langkah BI ini sudah diproyeksikan mayoritas analis dalam konsensus Bloomberg, di mana 25 dari 40 ekonom memperkirakan angka 5,75 persen.

Namun, beberapa pihak mengingatkan risiko pengetatan agresif terhadap sektor riil.

>>> Kejaksaan Agung Tahan Glory Harimas Sihombing dalam Kasus Korupsi BGN

Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti bahwa kenaikan suku bunga 100 bps dalam dua bulan terakhir berisiko menekan sektor properti, otomotif, dan perbankan jika bertahan lama.