Sektor petrokimia Malaysia diperkirakan memperoleh manfaat berupa lonjakan profitabilitas berkat kenaikan harga jual rata-rata.

Sektor lain seperti sarung tangan medis, perkebunan, dan material juga berada dalam posisi yang diuntungkan oleh tren harga.

in1

Meski begitu, harga minyak yang tetap tinggi masih menjadi risiko utama jika gangguan pasokan berlanjut hingga paruh kedua tahun ini.

Risiko tersebut tetap membayangi meskipun kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz mendekati kenyataan.

Riset Eurobank menunjukkan volume pelayaran, arus pasokan, dan produksi minyak memerlukan waktu untuk kembali ke tingkat sebelum perang.

Akibatnya, harga energi kemungkinan akan tetap berada di atas level normal sepanjang paruh kedua tahun ini.

Menurut Sufianti, investor perlu mencermati panduan margin laba, kemampuan meneruskan kenaikan biaya, permintaan konsumen, sensitivitas nilai tukar, pertumbuhan kredit, serta kualitas aset.

Jika harga minyak terus melonjak hingga kuartal ketiga, industri konsumen, transportasi, logistik, dan perbankan akan menjadi sektor yang paling rentan.

>>> Panselnas Hapus Penalti Rp 100 Juta bagi Calon Manajer Koperasi Desa

Risiko ini akan dirasakan terutama oleh negara pengimpor minyak bersih seperti Thailand dan Filipina.