Pakar rantai pasok dari Wichita State University, Profesor Usha Haley, mengungkapkan bahwa kompleks Jubail memasok sekitar 70 persen kebutuhan resin PPE kemurnian tinggi dunia.

>>> Kemenhaj Tangani 72 Aduan Biro Perjalanan Umrah Bermasalah

in1

"Produksi kini terhenti total, dan tidak ada pemasok alternatif yang mampu menutupi kekosongan tersebut," jelasnya.

Dampak pada Harga HP, Laptop, dan Perangkat Apple

Mark Vena, CEO SmartTech Research, memprediksi konsumen mungkin tidak akan mendengar istilah "kelangkaan resin PPE" saat berbelanja, tetapi mereka pasti merasakan dampak harganya.

"Papan sirkuit adalah sistem saraf dari setiap perangkat modern.

Saat biaya produksinya melonjak, dampaknya akan langsung menjalar ke ponsel, laptop, konsol game, router, dan server AI," kata Vena.

Tekanan harga ini diperkirakan akan menghantam perangkat dengan margin keuntungan tipis terlebih dahulu, seperti PC, aksesori, router, ponsel Android kelas menengah, hingga smartphone layar lipat.

Bahkan Apple tidak bisa sepenuhnya menghindar.

"Apple bisa mengalihkan beban tersebut, tetapi mereka tidak bisa menyulap kemacetan industri petrokimia agar tiba-tiba menghilang," tambah Vena.

Ancaman Kenaikan Harga di Akhir Tahun

Kabar baiknya, untuk jangka pendek harga perangkat flagship kemungkinan besar masih stabil.

CEO Goji Mobile, Thad Hwang, memprediksi konsumen tidak akan melihat kenaikan harga eceran untuk perangkat seperti iPhone 17 atau Samsung Galaxy S26 dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, ia mewanti-wanti bahwa efek panjang dari ketidakstabilan ini baru akan mulai terasa pada musim gugur mendatang.

Sridhar Tayur, Profesor Manajemen Operasi di Carnegie Mellon University, menegaskan bahwa pilihan produsen elektronik saat ini sangat terbatas karena Amerika Serikat pun tidak memiliki kapasitas pabrik untuk menggantikan pasokan resin dari Jubail.

>>> Barcelona Optimistis Boyong Julian Alvarez dari Atletico Madrid

"Jika barangnya memang tidak ada, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pabrikan dalam menghadapi kelangkaan ini," pungkasnya.