Indonesia dan Tujuh Negara Kecam Serangan ke Dua Masjid di Ramallah
Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk keras serangan terhadap Masjid Agung di desa Jiljilya dan Masjid Al-Farouq di desa Mazar’a al-Nubani, Ramallah utara.
Pernyataan bersama yang diunggah di akun resmi X Kementerian Luar Negeri RI pada Jumat (18/6) menyebutkan bahwa serangan itu merupakan kekerasan yang terus berlanjut dan meningkat oleh Israel terhadap Palestina di Tepi Barat yang diduduki.
>>> BI Batasi Pembelian Valas Tunai Maksimal 10 Ribu Dolar AS per Bulan
"Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap kesucian tempat ibadah dan situs keagamaan, hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, dan resolusi PBB yang relevan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Para menteri luar negeri dari delapan negara itu menegaskan penolakan mutlak terhadap serangan dan tindakan ilegal Israel yang terus berlanjut di Wilayah Palestina yang diduduki.
Mereka menilai tindakan Israel memicu ketidakstabilan, kekerasan, dan ekstremisme serta merusak upaya internasional untuk mencapai perdamaian.
Israel dianggap sebagai kekuatan pendudukan yang bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.
>>> Jadwal KRL Solo Jogja 19-21 Juni 2026, Tersedia dari Pagi hingga Malam
Para menteri mendesak komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawab hukum dan moralnya dengan menekan Israel agar menghentikan eskalasi di Tepi Barat yang diduduki.
Mereka juga meminta agar praktik ilegal dan kekerasan pemukim diakhiri, serta para pelaku dimintai pertanggungjawaban tanpa impunitas.
Pernyataan itu juga menegaskan dukungan penuh kepada rakyat Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.
Pada Rabu malam (17/6), dua masjid di desa Jiljilya dan Mazar’a al-Nubani, Tepi Barat, diserang oleh pemukim Israel.
>>> Alasan Kenapa Unta Paling Banyak Ada di Australia Bukan Arab
Menurut laporan Anadolu, pelaku membakar sebagian masjid dan menulis slogan berbahasa Ibrani di dindingnya.
Update Terbaru
3 Aktivitas Seru untuk Memeriahkan Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 09:00 WIB
Baca Prediksi Lookism Chapter 613 Bahasa Indonesia, Arah Cerita Berubah!
Jumat / 19-06-2026, 09:00 WIB
Tak Bisa Diremehkan! Lookism Chapter 612 Masih Fresh, Cek Jadwalnya!
Jumat / 19-06-2026, 09:00 WIB
Timnas Jerman Temukan Ular Berbisa di Hotel Saat Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 08:59 WIB
IHSG 19 Juni 2026 Diprediksi Bergerak Setelah Melemah ke 6.172
Jumat / 19-06-2026, 08:59 WIB
DJBC Desak Importir Segera Pindahkan Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok
Jumat / 19-06-2026, 08:59 WIB
Freeport Indonesia Serahkan Draf Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah
Jumat / 19-06-2026, 08:58 WIB
Harga Emas Antam 1 Januari 2026 Tembus Rp2.434.671, Simak Tips Pemula
Jumat / 19-06-2026, 08:57 WIB
BGN Hentikan Sementara Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah
Jumat / 19-06-2026, 08:56 WIB
PGN dan BRIN Luncurkan Program Minapadi Salin di Batang
Jumat / 19-06-2026, 08:56 WIB
Cara Cek Status Iuran dan Keaktifan BPJS Kesehatan Secara Online
Jumat / 19-06-2026, 08:56 WIB
4.264 Personel Gabungan Siaga Amankan Unjuk Rasa di Lima Titik Jakarta Pusat
Jumat / 19-06-2026, 08:56 WIB
Krisis Selat Hormuz Pangkas Proyeksi Laba Perusahaan Filipina dan Thailand
Jumat / 19-06-2026, 08:54 WIB
Jepang Catat Rekor Penurunan Angka Kelahiran Terendah Sepanjang Sejarah
Jumat / 19-06-2026, 08:54 WIB






