Pasar Saham Indonesia Tertekan Akibat Sorotan MSCI soal Transparansi
Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan setelah MSCI menyoroti sejumlah risiko utama, termasuk keterbatasan transparansi kepemilikan saham dan indikasi perdagangan terkoordinasi.
Lembaga indeks global itu juga menyoroti hambatan di pasar valuta asing.
>>> Inter Milan Juara Coppa Italia Usai Kalahkan Lazio 2-0
Dalam laporannya, MSCI menyebut tidak ada pasar mata uang offshore yang efisien dan terdapat pembatasan di pasar onshore Indonesia.
Tingkat liberalisasi devisa di dalam negeri dinilai masih terbatas. Kondisi ini memperburuk persepsi investor terhadap pasar saham Indonesia.
Peringatan Sejak Awal 2026
Tekanan sebenarnya sudah berlangsung sejak Januari 2026, ketika MSCI pertama kali mengangkat isu transparansi dan memberi peringatan potensi penurunan status dari emerging market menjadi frontier market.
Peringatan dini itu diperkirakan bisa memicu arus keluar dana investor asing hingga US$13 miliar.
Indeks acuan saham di Jakarta pun mencatat penurunan lebih dari 27% sejak awal tahun, menjadi yang terburuk di dunia.
>>> Airlangga Minta Bank Himbara Tahan Suku Bunga Kredit
Aksi jual bersih investor asing mencapai US$3,76 miliar sepanjang tahun.
Tekanan ini mendorong sejumlah reformasi, termasuk peningkatan batas minimum free float menjadi 15% bagi seluruh perusahaan tercatat.
Momentum tersebut juga diwarnai pengunduran diri massal pimpinan bursa dan regulator dalam satu hari yang sama.
Evaluasi MSCI terhadap pasar Indonesia kemudian diperpanjang pada April. Pada Mei, enam perusahaan yang mayoritas terafiliasi konglomerat didepak dari indeks MSCI, kembali menekan pergerakan saham.
>>> Lima Zodiak Alami Lonjakan Energi Positif Kosmis, Ini Daftarnya
Sementara itu, Korea Selatan terus melanjutkan reformasi pasar, meski masih memiliki persoalan aksesibilitas yang belum tuntas.
Update Terbaru
Ford Hadirkan Paket Proud to Honor untuk Super Duty, Truk Bertema Bendera Amerika
Jumat / 19-06-2026, 07:58 WIB
Biaya Tol dan Konsumsi Daya Geely EX2 Rute Jakarta-Yogyakarta
Jumat / 19-06-2026, 07:58 WIB
Korea Selatan Hadapi Meksiko di Laga Kedua Grup A Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:57 WIB
Kemenag Pamekasan Dampingi Pengurusan Santunan Asuransi Jemaah Haji Wafat
Jumat / 19-06-2026, 07:57 WIB
Thierry Henry Kritik Egoisme Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:57 WIB
Sinopsis Pearl In Red: Balas Dendam Dua Wanita dengan Identitas Palsu
Jumat / 19-06-2026, 07:57 WIB
Memahami Tujuan Finansial dan Cara Menyusun Skala Prioritas Pengeluaran
Jumat / 19-06-2026, 07:56 WIB
AS Cabut Blokade Pelabuhan dan Wilayah Pesisir Iran
Jumat / 19-06-2026, 07:56 WIB
Kanada Hajar Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Kemenangan Bersejarah
Jumat / 19-06-2026, 07:56 WIB
Ilmuwan China Temukan Spesies Baru Dinosaurus Berbulu
Jumat / 19-06-2026, 07:56 WIB
AS Cabut Blokade Pelabuhan dan Pesisir Iran Setelah Kesepakatan Damai
Jumat / 19-06-2026, 07:56 WIB
10 Model AI dengan Skor IQ Tertinggi pada 2026 Versi Mensa Norway
Jumat / 19-06-2026, 07:52 WIB
BYD Motor Indonesia Klarifikasi Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok
Jumat / 19-06-2026, 07:52 WIB
Mandra Pantau Kondisi Kesehatan Bolot Lewat Komunikasi dengan Anak
Jumat / 19-06-2026, 07:51 WIB






