Warren Buffett menerbitkan surat sepanjang delapan halaman kepada para pemegang saham Berkshire Hathaway pada 10 November 2025.

Langkah ini diambil untuk meredakan kekhawatiran pasar terkait masa depan perusahaan setelah pengumuman suksesi kepemimpinan.

in1

>>> RHB Sekuritas Rekomendasi Beli Saham MDKA, Target Rp3.900

Surat tersebut memuat berbagai keputusan strategis serta pandangan investasi terkini dari sang investor legendaris.

Buffett mengumumkan pengunduran dirinya dari rutinitas menulis surat tahunan dan berbicara dalam rapat umum pemegang saham.

Meskipun tetap aktif berkantor di Omaha, Nebraska selama lima hari seminggu, ia mengakui tantangan besar dalam menemukan peluang investasi yang menarik.

"Kadang-kadang, saya mendapatkan ide yang berguna atau didekati dengan tawaran yang mungkin tidak akan kami terima.

Karena ukuran Berkshire dan karena level pasar, ide-ide (investasi) sangat sedikit — tetapi tidak nol," tulis Buffett.

>>> Saham BBCA Turun 3,19%, Analis Maybank Rekomendasikan Beli dengan Target Rp 8.800

Penimbunan uang tunai, setara kas, dan obligasi pemerintah Berkshire melonjak hingga rekor tertinggi sebesar US$ 382 miliar pada kuartal terakhir.

Kondisi ini membuat Berkshire menjadi penjual bersih saham dan menahan diri dari pembelian kembali saham selama lima kuartal berturut-turut.

Buffett menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dan keyakinan penuh terhadap kompetensi calon penerusnya, Greg Abel.

"Greg memahami, misalnya, jauh lebih banyak tentang potensi keuntungan dan bahaya bisnis asuransi Properti/Kecelakaan (P/C) kita daripada banyak eksekutif P/C lama," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dedikasi terhadap nilai perusahaan dibandingkan keuntungan pribadi. "Harapan saya adalah kesehatannya tetap baik selama beberapa dekade.

>>> Lima Aksi Unjuk Rasa Padati Jakarta Pusat Hari Ini, 4.263 Personel Disiagakan

Dengan sedikit keberuntungan, Berkshire seharusnya hanya membutuhkan lima atau enam CEO selama abad berikutnya," tambah Buffett.