Akhirnya kita berusaha untuk cari slot baru di tempat travel yang lain karena memang keinginannya untuk umrah," kata Yulius.

Setelah komunikasi awal mengenai ketersediaan kuota tersebut, seorang staf travel bernama Adit kembali menghubungi pihak Davina untuk menawarkan jadwal baru.

in1

Slot keberangkatan yang akhirnya disepakati jatuh pada bulan September 2024 melalui kolaborasi program televisi.

Berbeda dengan keberangkatan pertama yang bersifat kerja sama, perjalanan umrah kedua pada tahun 2025 merupakan agenda pribadi.

Davina memboyong anggota keluarganya dan melunasi biaya perjalanan tersebut secara mandiri dengan total ratusan juta rupiah.

"Itu bayar dan jumlah yang kita bayarkan itu untuk beberapa orang itu... Rp233.800.000.

>>> Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polisi sebagai Saksi Kasus Hanania Travel

Nah, itu berarti ada pembayaran dari kita untuk keberangkatan," kata Yulius.

Melalui dokumen pembayaran yang sah, kuasa hukum menegaskan kliennya murni berstatus sebagai konsumen biasa.

Davina menepis isu yang menyebutkan dirinya terlibat dalam struktur kepemilikan modal di biro perjalanan tersebut.

"Tidak ada investasi sama sekali," kata Davina Karamoy.

Penegasan mengenai status keuangan itu dipertegas kembali oleh tim hukum untuk memperjelas posisi kliennya di mata hukum.

Pembayaran penuh untuk keberangkatan keluarga menjadi bukti kuat bahwa Davina tidak memiliki saham di agensi tersebut.

"Tidak ada investasi sama sekali. Nah, posisi itulah yang menyebabkan kita bayar," kata Yulius.

Lebih lanjut, Yulius membeberkan kerugian lain yang dialami kliennya terkait rencana ibadah masa depan bersama sang ibu.

Davina diketahui telah menyetorkan uang muka dalam jumlah besar untuk program Haji Plus yang hingga kini belum menemui kejelasan keberangkatan.

"Klien saya ini dengan orang tuanya sudah mendaftar haji di Hanania, kan sudah bayar uang mukanya. Jadi Rp400 juta (biayanya), sudah dibayar uang mukanya.