Saat usia 11 bulan, bayi siap beralih ke bubur kasar tanpa disaring. Orang tua bisa memperkenalkan nasi tim lembut sebagai latihan sebelum makanan keluarga.

Pada usia 12 bulan ke atas, sebagian besar anak sudah bisa mengonsumsi makanan keluarga.

in1

Pastikan hidangan padat nutrisi dengan sumber protein hewani seperti daging merah, unggas, ikan, telur, dan produk susu.

Pentingnya Jadwal Makan Teratur

Jadwal makan yang teratur membantu sistem pencernaan bayi beradaptasi. Jadwal tidak teratur berpotensi menyebabkan kurangnya asupan nutrisi dan gangguan pencernaan.

IDAI menyebut pemahaman orang tua terhadap bahasa tubuh bayi sebagai tanda lapar atau kenyang masih sering terlewat. Pengaturan rasa lapar dan kenyang dipengaruhi faktor internal dan eksternal.

Anak dianjurkan mendapat makanan utama 3 kali, makanan selingan 1–2 kali, serta ASI atau susu 2–3 kali sehari.

Contoh jadwal untuk bayi 7–8 bulan: pukul 08.00 sarapan lumat, 10.00 ASI/camilan buah lembut, 12.00 makan siang lembut, 16.00 selingan, 18.00 makan malam lumat.

Untuk bayi 9–11 bulan: pukul 08.00 sarapan cincang halus/kasar/finger food, 10.00 ASI/potongan buah cincang kasar, 12.00 makan siang cincang/finger food, 16.00 selingan, 18.00 makan malam cincang/finger food, serta ASI pada pukul 20.00, 22.00, dan 24.00.

>>> MAMI Catat Dana Kelolaan Reksa Dana Dolar AS Capai US$468 Juta

Orang tua harus selalu memperhatikan kemungkinan reaksi alergi setelah bayi mengonsumsi makanan baru. Pemberian ASI tetap disarankan hingga anak berusia 1 tahun meskipun sudah mendapat MPASI.