Pelemahan franc Swiss belakangan ini dipicu oleh pelebaran selisih suku bunga dengan negara lain.

Sebagai perbandingan, Bank Sentral Eropa (ECB) baru saja menaikkan suku bunga menjadi 2,25 persen, sementara Federal Reserve AS menahan suku bunganya di kisaran 3,5 hingga 3,75 persen.

in1

Schlegel menambahkan bahwa meskipun franc Swiss telah melemah, risiko tekanan penguatan masih tetap ada.

"As the interest rate differentials with other countries have widened, the Swiss franc has depreciated somewhat. However, the geopolitical situation remains uncertain.

The risk of strong upward pressure thus persists," tuturnya.

Dalam proyeksi terbarunya, SNB memperkirakan inflasi tahunan rata-rata Swiss akan berada di level 0,6 persen untuk tahun 2026 dan 2027, kemudian naik tipis menjadi 0,7 persen pada tahun 2028.

>>> Gianni Infantino Targetkan Tonton Dua Laga Piala Dunia 2026 Sehari

Bank sentral akan terus memantau situasi dan menyesuaikan kebijakan moneter jika diperlukan.