Tantangan bursa juga disoroti dari sisi makroekonomi dan sinergi kebijakan. Jajaran direksi baru dinilai harus mampu mengantisipasi faktor fundamental ekonomi nasional demi menjaga daya tarik investasi.

Yusuf Rendy Manilet, Ekonom CORE Indonesia, menyatakan bahwa figur memang akan dinilai oleh pasar, tetapi bukan faktor utama.

in1

Investor tetap akan melihat kondisi fundamental perekonomian dan tata kelola ekonomi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang kokoh antara manajemen bursa dengan seluruh pemangku kepentingan agar reformasi pasar keuangan dapat berjalan optimal secara berkelanjutan.

>>> GoTo Setujui Buyback Saham Rp3,5 Triliun dan Pertahankan Jajaran Direksi

Keberlanjutan reformasi pasar modal, peningkatan transparansi, pendalaman pasar, serta sinergi antara BEI, OJK, dan pemerintah akan menjadi kunci memperkuat daya tarik investasi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.