KBI dan Bappebti Luncurkan Sistem Resi Gudang Berbasis Rel di Bandung
PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) bersama Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) meluncurkan implementasi Sistem Resi Gudang (SRG) berbasis rel di Kawasan Stasiun Gedebage, Bandung.
Langkah ini bertujuan memperkuat konektivitas logistik komoditas nasional melalui integrasi moda transportasi kereta api.
>>> Masyarakat Global Rayakan Festival Perahu Naga 2026 pada 19 Juni
Fasilitas SRG Gedebage memanfaatkan aset PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui kolaborasi dengan PT ASLI Logistik Indonesia dan dikelola oleh PT Sucofindo (Persero).
Pada tahap awal, gudang tersebut akan difokuskan untuk penyimpanan kopi Java Preanger, komoditas unggulan asal Jawa Barat yang telah memiliki pangsa pasar global.
Sinergi Lintas Pemangku Kepentingan
Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto, menyatakan bahwa pengembangan SRG berbasis rel merupakan sinergi lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem perdagangan komoditas nasional.
“PT KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang berkomitmen terus mendorong integrasi SRG dalam rantai pasok logistik, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk PT KAI, PT Sucofindo, Bappebti, Bank BJB, dan PT ASLI Logistik Indonesia,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
>>> Mantan KSAL Achmad Sutjipto Meninggal Dunia karena Sakit
Hingga Mei 2026, kopi mendominasi registrasi dalam sistem IsWare Next Gen dengan porsi 47% dari total komoditas, menunjukkan pemanfaatan optimal oleh pelaku usaha.
PT KBI juga terus memacu digitalisasi melalui pembaruan sistem IsWare Next Gen untuk mempercepat proses registrasi serta meningkatkan akurasi verifikasi kualitas dan kuantitas komoditas.
Sistem baru tersebut diperkenalkan dalam ajang WIITEX 2026 bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang mempertemukan PT KBI dengan pembeli internasional dari Malaysia, Thailand, Filipina, Arab Saudi, Amerika Serikat, hingga Jerman.
>>> UAS Bersaksi Meringankan untuk Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid
Budi menambahkan, capaian sepanjang 2025 menjadi pijakan untuk memperkuat ekosistem komoditas yang transparan, terintegrasi, dan berdaya saing global.
Update Terbaru
KEI Learning Gelar Workshop Google Spreadsheet AI Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:27 WIB
Piala Dunia 2026 Bergulir, Namun Diterpa Skandal dan Diskriminasi
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
Israel Perluas Zona Kendali Militer di Lebanon Selatan Hingga Dekat Nabatieh
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
INDEF: Produksi PLTS dan BESS Dorong Penyerapan Mineral Kritis
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
Kemenkes Rekomendasikan 5 Bahan Tradisional untuk Redakan Batuk
Jumat / 19-06-2026, 03:26 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan untuk Redam Inflasi
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
PT Colorpak Indonesia Tbk CLPI Bagikan Dividen Tunai Rp52 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
Minimarket Robot Humanoid Mulai Beroperasi di Hong Kong
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
PT Surveyor Indonesia Perkuat Keandalan Sistem dan Kualitas Energi Nasional
Jumat / 19-06-2026, 03:25 WIB
Dokter Ungkap Risiko Jantung Pelari Muda Pascakematian Peserta JAKIM
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Messi Cetak Hat-trick, Samai Rekor Gol Klose di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Argentina Ungguli Aljazair 1-0 Berkat Gol Messi di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:24 WIB
Kemenkes Peringatkan Bahaya Penularan Campak saat Libur Lebaran 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:22 WIB
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Pembuka Grup K Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 03:22 WIB






