Hyundai Ioniq V, sedan listrik dengan desain futuristik berbentuk baji, diklaim mampu menempuh jarak hingga 404 mil (650 km) dalam sekali pengisian daya.

Klaim tersebut muncul dari data terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) yang mengungkap spesifikasi baterai mobil ini.

>>> Mazda Beralih ke Layar Sentuh untuk Kontrol AC CX-5, Ini Alasannya

Ioniq V akan ditawarkan dengan dua pilihan baterai LFP: 53,5 kWh dan 66,8 kWh. Keduanya tergolong kecil untuk ukuran mobil sebesar ini.

Varian dasar menggunakan baterai 53,5 kWh dengan motor listrik 188 hp. Dalam siklus CLTC China yang optimistis, jarak tempuhnya mencapai 323-336 mil (520-540 km).

Namun, dalam kondisi berkendara nyata, jarak tersebut diperkirakan turun menjadi sekitar 250 mil (400 km). Bobot varian ini berkisar 1.707-1.737 kg.

Untuk perjalanan jauh, tersedia baterai 66,8 kWh dengan motor 225 hp. Klaim jarak tempuh mencapai 385-404 mil (620-650 km) dalam siklus CLTC.

>>> Oldsmobile Hurst/Olds 1984 dengan Tiga Tuas Transmisi Otomatis

Perkiraan jarak tempuh realistis untuk varian ini sekitar 311 mil (500 km). Bobotnya mencapai 1.808 kg tergantung konfigurasi.

MIIT juga mencatat adanya varian extended-range Ioniq V, meski Hyundai belum memberikan detail lebih lanjut.

Belum ada informasi resmi mengenai kecepatan pengisian daya, namun Ioniq V menggunakan arsitektur 800 volt yang pada model Ioniq lain mendukung pengisian hingga 250 kW.

Harga belum diumumkan, tetapi pengiriman ke konsumen dijadwalkan mulai akhir tahun ini.

>>> Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Buka Showroom Baru di Jakarta

Hyundai belum memastikan apakah Ioniq V akan dijual di luar China, meski ada kemungkinan masuk ke pasar seperti Australia.