Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang menarik perhatian konsumen Indonesia sejak peluncuran resminya. SUV kompak ini menawarkan harga kompetitif dan daya jelajah yang mumpuni.

Kendaraan listrik ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan mobilitas harian di dalam kota. Daya tampung baterainya juga cukup untuk perjalanan antarkota.

>>> Klaim Asuransi Properti Melonjak 34,7 Persen per Maret 2026

Perjalanan Jakarta-Bandung menjadi rute favorit masyarakat saat akhir pekan. Biaya operasional untuk rute ini menjadi pertimbangan penting bagi calon konsumen.

Geely EX2 mengusung baterai berkapasitas 40,8 kWh. Berdasarkan pengujian NEDC, mobil ini diklaim dapat menempuh jarak hingga 395 kilometer.

Pabrikan menyatakan konsumsi energi mobil ini sebesar 11,8 kWh per 100 kilometer. Angka tersebut setara dengan performa sekitar 8,4 kilometer per kWh.

Pengujian nyata sebelumnya dilakukan oleh tim Kompas. com untuk rute Jakarta-Cibodas-Jakarta sejauh 190 kilometer.

Hasilnya mencatat konsumsi energi 11,6 kWh per 100 kilometer atau 8,6 kilometer per kWh.

Kebutuhan Energi Rute Jakarta-Bandung

Jarak tempuh Jakarta-Bandung melalui jalan tol sekitar 150 kilometer. Kebutuhan daya dihitung menggunakan acuan hasil uji nyata sebesar 8,6 kilometer per kWh.

Geely EX2 memerlukan energi listrik sekitar 17,4 kWh untuk menuntaskan rute tersebut. Jumlah daya ini menghabiskan sekitar 43 persen dari kapasitas total baterai.

>>> Menteri ESDM Pastikan Pasokan Listrik Aman di Tengah Gangguan Batu Bara

Kondisi tersebut membuat mobil masih menyisakan daya yang cukup besar saat tiba di kota tujuan. Pengendara tidak perlu khawatir kehabisan baterai di tengah jalan.

Estimasi Biaya Pengisian Daya dan Tarif Tol

Fasilitas SPKLU kini tersedia di sejumlah rest area Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Cipularang. Fasilitas ini menyediakan tipe pengisian AC charging maupun DC fast charging.