Orang yang berada di tengah yang nyaman cenderung memiliki kebiasaan yang sama, tidak ada yang dramatis: banyak buah, sayuran, dan makanan kaya serat lainnya yang sebagian besar nabati; hidrasi yang cukup sepanjang hari; dan aktivitas fisik teratur.

Studi ini juga menemukan bahwa orang dewasa yang lebih muda, wanita, dan mereka dengan indeks massa tubuh lebih rendah cenderung buang air besar lebih jarang.

Perbedaan ini dikaitkan oleh peneliti dengan hormon, sinyal saraf, dan pola makan, bukan karena ada yang salah.

Dengan kata lain, tidak ada satu ritme yang benar untuk semua orang. Pesan yang jujur adalah sederhana: Anda tidak perlu melacak usus seperti stopwatch.

Makan serat, minum cukup air, bergerak teratur, dan menjaga waktu tidur serta makan yang cukup stabil adalah kebiasaan yang mendukung seluruh tubuh, dan cenderung membiarkan jam usus Anda sendiri menetap ke ritme alaminya.

>>> TNI AL Siapkan 100 Personel Awaki Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Jika pola Anda berubah drastis dan menetap, itu adalah percakapan yang layak dilakukan dengan dokter, bukan alasan untuk panik.