Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan 100 personel untuk mengawaki kapal induk Giuseppe Garibaldi. Personel akan diberangkatkan ke Italia pada Juli 2025.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengonfirmasi persiapan tim satuan tugas inti dan kru pendahulu.

>>> Oktasan Baruna Persada Jamin Distribusi Batu Bara untuk Listrik Nasional

Hal itu disampaikan di Gedung Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta.

"Untuk kesiapan mengawaki kapal induk, kita menyiapkan 100 orang," ujar Muhammad Ali. Pemberangkatan dijadwalkan pada 10 Juli 2025.

Targetnya, kapal induk bisa hadir di Indonesia sebelum peringatan HUT TNI pada 5 Oktober. "Harapan kita, tapi kita lihat situasi nanti," tambahnya.

Usulan Nama Kapal

TNI AL juga telah mematangkan usulan nama untuk kapal perang tersebut. Dua nama yang diusulkan adalah Gajah Mada dan Panglima Soedirman.

>>> OJK Resmi Tetapkan Tujuh Direksi Baru BEI Periode 2026-2030

Nama-nama itu akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Persetujuan diharapkan sebelum kapal tiba pada 2026.

Kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan diproduksi oleh Fincantieri asal Italia.

Kapal ini dipersenjatai rudal Sea Sparrow, Oto Melara, tabung torpedo, dan Otomat Mk 2 SSM.

>>> Dubes Kartini Apresiasi Peran Sekolah Indonesia Tokyo dalam Pendidikan Anak

Indonesia menggelontorkan anggaran 450 juta dolar AS atau sekitar Rp7,6 triliun untuk akuisisi kapal. Selain itu, 550 juta dolar AS disiapkan untuk helikopter angkut dan utilitas.