Pertandingan pembuka Grup K dan L Piala Dunia 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026, menyajikan hasil krusial dan kritik tajam dari legenda Prancis Thierry Henry terhadap kapten Portugal Cristiano Ronaldo.

Di Grup K, Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, Amerika Serikat. Gol cepat Joao Neves dibalas oleh Yoane Wissa sebelum turun minum.

>>> Ibrahima Konate Jadi Transfer Gratis Termahal Kesembilan Sepanjang Sejarah

Hasil tersebut membuat Kolombia memuncaki klasemen Grup K setelah menang 3-1 atas Uzbekistan di Stadion Azteca, Meksiko. Abbosbek Fayzullaev mencetak gol bersejarah pertama bagi Uzbekistan di Piala Dunia.

Sementara itu, di Grup L, Inggris tampil meyakinkan dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia di Stadion Dallas.

Harry Kane mencetak dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford masing-masing menyumbang satu gol.

Ghana berada di posisi kedua setelah menang dramatis 1-0 atas Panama berkat gol Caleb Yirenkyi pada menit ke-90+5.

Kritik Thierry Henry terhadap Ronaldo

Meski Portugal meraih hasil imbang, performa Cristiano Ronaldo yang menjadi starter termuda di usia 41 tahun justru menuai kritik.

Ia dianggap terlalu mementingkan ambisi pribadi.

Statistik mencatat Ronaldo tidak melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran dari tiga percobaan. Ini baru terjadi enam kali sepanjang kariernya di turnamen global.

>>> Philadelphia Gelar Laga Piala Dunia Brasil Kontra Haiti Juni 2026

Thierry Henry, melalui Fox News, menyoroti kesalahan penempatan posisi Ronaldo di babak kedua. Ia menilai pergerakan Ronaldo egois dan menghalangi jalur serangan Joao Cancelo serta Bruno Fernandes.

"Satu hal yang penting: tim yang harus mencetak gol, bukan Anda yang harus mencetak gol," kata Henry.

Henry menjelaskan bahwa jika Ronaldo bergerak ke kotak enam yard, bek lawan akan terpaksa mengikutinya dan membuka ruang bagi rekan setim.

Namun, Ronaldo justru menghalangi Bruno Fernandes.

"Karena dia ingin mencetak gol, dia malah menghalangi jalan Bruno Fernandes," tegas Henry.

Henry menambahkan bahwa penumpukan posisi dua pemain di jalur yang sama membuat aliran bola buntu dan memicu frustrasi rekan setim.

Ia menunjuk ekspresi kecewa Bruno Fernandes di area penalti.

>>> Tuchel Emosi dan Tegur Pemain Inggris saat Lawan Kroasia

Dengan hasil ini, Kolombia dan Inggris memimpin klasemen grup masing-masing, sementara Kroasia, Uzbekistan, dan Panama belum mengamankan poin.