Momen Iduladha identik dengan hidangan daging kambing seperti sate, gulai, dan tongseng. Namun, tidak semua makanan atau minuman cocok dikonsumsi setelahnya.

Kombinasi yang salah bisa memicu gangguan pencernaan seperti perut begah dan kembung. Berikut beberapa pantangan yang perlu diperhatikan.

>>> Peluang Bisnis Ekspedisi di Lokasi Wisata 2026: Cuan Cepat dan Banyak Dicari

Hindari Produk Susu

Produk susu seperti susu, yogurt, dadih, dan es krim sebaiknya tidak dikonsumsi langsung setelah makan daging kambing.

Kombinasi protein daging yang berat dan lemak susu membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Sebagai gantinya, minum air hangat untuk melancarkan pencernaan.

Jangan Langsung Minum Teh atau Kopi

Kandungan tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dan protein dari daging. Hal ini mengurangi manfaat nutrisi dan bisa menimbulkan rasa penuh berlebihan.

Beri jeda minimal satu jam sebelum menikmati teh atau kopi setelah makan daging kambing.

Batasi Makanan Manis

Makanan manis sebagai pencuci mulut setelah daging kambing tidak dianjurkan. Gula tinggi memperlambat metabolisme saat tubuh mencerna protein hewani.

>>> Aturan PPh Final UMKM 2026 Belum Terbit, Ini Penjelasan Terbaru Purbaya Yudhi Sadewa

Akibatnya, rasa kantuk atau tidak nyaman di perut bisa muncul. Tunggu beberapa saat sebelum mengonsumsi camilan manis.

Hindari Makan Larut Malam

Menyantap daging kambing menjelang tidur berisiko bagi pencernaan. Proses penguraian daging membutuhkan waktu lama dan energi besar.

Jika tetap ingin makan malam, beri jeda tiga hingga empat jam sebelum tidur agar tubuh tidak terbebani.

Beberapa tips menjaga pencernaan setelah makan daging kambing: perbanyak air putih, imbangi dengan sayuran hijau, konsumsi jahe hangat, dan hindari porsi berlebihan.

>>> Purbaya Hitung Potensi Ekspor via DSI 2026, Benarkah Cepat Cair ke Kas Negara?

Dengan memperhatikan panduan ini, Anda bisa menikmati hidangan Iduladha tanpa gangguan pencernaan.