Pedagang Harus Tahu Pentingnya SKKH untuk Hewan Kurban
Penjualan hewan kurban meningkat tajam menjelang Iduladha. Lapak musiman bermunculan di berbagai tempat, mulai dari pinggir jalan hingga permukiman warga.
Namun, keberadaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sering luput dari perhatian pembeli. Padahal, dokumen ini sangat krusial.
>>> Jadwal KRL Solo Jogja 16 Juni 2026: Rute dan Jam Keberangkatan Lengkap
SKKH bukan sekadar pemenuhan administrasi. Dokumen ini menjadi jaminan bahwa hewan kurban telah diperiksa dan dinyatakan layak jual maupun potong.
Lima Alasan SKKH Penting
Pertama, SKKH memastikan hewan telah diperiksa dokter hewan. Pemeriksaan meliputi suhu tubuh, pernapasan, nafsu makan, serta kondisi mata, kulit, dan mulut.
Hewan yang tampak gemuk belum tentu sehat. Pemeriksaan profesional dapat mendeteksi gejala penyakit yang sulit dikenali masyarakat awam.
Kedua, SKKH mencegah penyebaran penyakit menular seperti PMK, LSD, antraks, dan zoonosis. Mobilisasi ternak antarwilayah saat Iduladha berpotensi menyebarkan wabah.
Ketiga, SKKH melindungi hak konsumen. Pembeli berhak mendapatkan hewan yang sehat dan layak, serta dapat meminta dokumen sebagai bentuk transparansi.
Pedagang yang menunjukkan SKKH lebih dipercaya masyarakat. Ini menandakan penjual serius menjaga kualitas ternak.
>>> Kementerian ESDM Usul Anggaran Rp815,56 Miliar untuk Program Kompor Listrik
Keempat, SKKH mendukung syariat dan kesejahteraan hewan. Hewan kurban harus sehat dan tidak cacat sesuai ketentuan Islam.
Pemeriksaan medis juga berkaitan dengan prinsip animal welfare. Memaksakan penjualan hewan sakit tidak sejalan dengan perlakuan baik terhadap hewan.
Kelima, SKKH menjaga kesehatan masyarakat luas. Daging kurban akan dikonsumsi banyak orang, sehingga keamanan pangan sangat mendasar.
Ternak sakit berpotensi menghasilkan daging tidak aman. Kesadaran akan pangan aman harus dimulai sejak pemilihan hewan di lapak.
Pembeli disarankan tidak hanya tergiur harga murah atau ukuran besar. Konsumen perlu kritis menanyakan status kesehatan dan SKKH.
Membeli hewan kurban bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan tanggung jawab sosial. Kesadaran meminta SKKH akan mendorong pengawasan kesehatan hewan yang lebih baik.
>>> Harga iPhone 16 Pro Max April 2026 Turun Drastis hingga Rp 7 Juta
Pemerintah daerah, dokter hewan, panitia kurban, dan pedagang memiliki peran masing-masing. Masyarakat sebagai konsumen juga harus aktif dan kritis.
Update Terbaru
Manulife Aset Manajemen Beberkan Peluang Reksadana USD di Tengah Tantangan Suku Bunga
Selasa / 16-06-2026, 11:17 WIB
Kenali Ciri Skincare Mengandung Merkuri untuk Hindari Kerusakan Kulit
Selasa / 16-06-2026, 11:17 WIB
Medcom Rilis Tren Kecantikan dan Tradisi Weton Tulang Wangi
Selasa / 16-06-2026, 11:16 WIB
Lenovo Luncurkan Laptop Edisi FIFA World Cup 2026 di Indonesia
Selasa / 16-06-2026, 11:16 WIB
Promo Es Krim Indomaret 26 April 2026: Diskon Wall's dan Aice untuk Member
Selasa / 16-06-2026, 11:16 WIB
Sebelum Ada Hydration Break, Begini Cara Pemain Bola Jaga Hidrasi
Selasa / 16-06-2026, 11:16 WIB
Arab Saudi Tahan Imbang Uruguay 1-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 11:16 WIB
Tarif Impor AS Ancam Ekspor Manufaktur Indonesia, Pemerintah Ajukan Pengecualian
Selasa / 16-06-2026, 11:14 WIB
PTPN I Ekspansi Lahan Tebu di Jawa dan Sulawesi demi Swasembada Gula 2027
Selasa / 16-06-2026, 11:14 WIB
Keito Nakamura Dituduh Langgar Aturan Pelindung Tulang Kering di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 11:14 WIB
Klasemen Grup G Piala Dunia 2026: Selandia Baru Puncaki Usai Laga Perdana Imbang
Selasa / 16-06-2026, 11:13 WIB
Kemenag Rilis Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap dengan Bacaan Niat
Selasa / 16-06-2026, 11:13 WIB
PT Danantara Sumberdaya Indonesia Bakal Perkuat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
Selasa / 16-06-2026, 11:12 WIB






