Tarif Impor AS Ancam Ekspor Manufaktur Indonesia, Pemerintah Ajukan Pengecualian
Kinerja ekspor produk manufaktur nasional berpotensi tertekan akibat rencana Amerika Serikat yang akan memberlakukan tarif impor baru terhadap sejumlah produk Indonesia.
Kebijakan ini berisiko mengurangi daya saing produk di pasar ekspor utama tersebut. Dampak lanjutannya dikhawatirkan mengganggu iklim investasi serta penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur.
>>> PTPN I Ekspansi Lahan Tebu di Jawa dan Sulawesi demi Swasembada Gula 2027
Ancaman penambahan tarif berbasis Pasal 301 Trade Act 1974 ini direncanakan berlaku secara bertahap mulai 24 Juli 2026.
Kantor Perwakilan Dagang AS atau USTR sebelumnya telah menetapkan tarif kerja paksa sebesar 10% untuk Indonesia dan lima negara lain.
Pemerintah memproyeksikan tarif untuk produk asal Indonesia dapat melonjak hingga 18% setelah investigasi kapasitas berlebih rampung.
Saat ini, pengiriman barang ke AS masih dikenai tarif global 10% berdasarkan Pasal 122 Trade Act AS yang berjalan sejak Februari 2026.
Pemerintah Ajukan Pengecualian untuk 18 Produk
Merespons situasi ini, pemerintah mengambil langkah cepat untuk memproteksi sejumlah komoditas ekspor unggulan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah telah melayangkan permohonan pengecualian tarif kepada USTR untuk 18 produk.
"[Yang diajukan pengecualian] CPO, karet, kopi dan banyak lagi," ujarnya.
Pasar Amerika Serikat memegang peranan krusial bagi perekonomian nasional. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance, M.
Rizal Taufikurahman, menyebut negara tersebut sebagai pasar nonmigas terbesar kedua bagi Indonesia.
Sepanjang Januari hingga Juni 2025, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke AS menembus US$14,79 miliar atau setara 11,52% dari total ekspor nonmigas nasional.
Komoditas yang dikirim didominasi produk manufaktur seperti pakaian, alas kaki, mesin, peralatan listrik, dan aksesori.
Update Terbaru
Video Jang Wonyoung di Bandara Picu Perdebatan Soal Sopan Santun
Selasa / 16-06-2026, 12:52 WIB
Samsung Galaxy Book6 Edge Resmi Meluncur dengan Snapdragon X2 Elite
Selasa / 16-06-2026, 12:40 WIB
Khutbah Jumat Tanggal 19 Juni 2026: Hikmah Haji Menjadi Bekal Muslim Menjalani Kehidupan Sehari-hari
Selasa / 16-06-2026, 12:32 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 - 21 Juni 2026
Selasa / 16-06-2026, 12:31 WIB
Mengapa Genre JRPG Kembali Mendominasi Selera Gamer Indonesia di 2026
Selasa / 16-06-2026, 12:28 WIB
Mantan Calon Termuda di Korea Selatan Bersiap Debut sebagai Idol Jepang
Selasa / 16-06-2026, 12:24 WIB
3 HP Midrange Murah dengan Kualitas Video Terbaik untuk Konten dan Vlog Anti Blur
Selasa / 16-06-2026, 12:20 WIB
Samsung Browser Dikabarkan Hadirkan Dua Fitur Baru di One UI 9
Selasa / 16-06-2026, 12:16 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini di Surabaya Bertahan, Emas 1 Gram Masih Rp 2,729 Juta
Selasa / 16-06-2026, 12:11 WIB
Putri So Yoo Jin dan Baek Jong Won yang Berusia 8 Tahun Viral karena Panggungnya yang Memukau
Selasa / 16-06-2026, 12:09 WIB
Bocoran Tecno Pova 8 Pro: RAM 12 GB dan Chipset Dimensity 7300
Selasa / 16-06-2026, 12:08 WIB
URBN Luncurkan Power Bank NANO ZAP 20000mAh dengan Kabel Type-C Bawaan
Selasa / 16-06-2026, 12:00 WIB






