Menjelang Hari Raya, perhitungan Tunjangan Hari Raya (THR) prorate sering menjadi perhatian bagi pekerja yang masa kerjanya belum mencapai satu tahun.

Berikut panduan cara hitung THR prorate secara akurat tahun 2026 lengkap dengan tiga contoh simulasi.

>>> Pusat Badai Nasional Pantau Gangguan Tropis di Teluk yang Ancam Florida dengan Hujan Lebat

Rumus Dasar THR Prorate

THR prorate dihitung berdasarkan masa kerja pekerja. Rumusnya adalah: (masa kerja dalam bulan) / 12 x upah satu bulan.

Upah satu bulan meliputi gaji pokok dan tunjangan tetap. Tunjangan tidak tetap tidak dimasukkan dalam perhitungan.

Contoh Simulasi 1: Masa Kerja 6 Bulan

Seorang pekerja dengan gaji pokok Rp4.000.000 dan tunjangan tetap Rp500.000 per bulan telah bekerja selama 6 bulan.

Maka THR prorate yang diterima adalah (6/12) x (Rp4.000.000 + Rp500.000) = 0,5 x Rp4.500.000 = Rp2.250.000.

>>> Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

Contoh Simulasi 2: Masa Kerja 3 Bulan

Pekerja dengan gaji pokok Rp3.500.000 dan tunjangan tetap Rp300.000 telah bekerja 3 bulan.

Perhitungannya: (3/12) x (Rp3.500.000 + Rp300.000) = 0,25 x Rp3.800.000 = Rp950.000.

Contoh Simulasi 3: Masa Kerja 11 Bulan

Pekerja dengan gaji pokok Rp5.000.000 dan tunjangan tetap Rp1.000.000 telah bekerja 11 bulan.

Maka THR prorate: (11/12) x (Rp5.000.000 + Rp1.000.000) = 0,9167 x Rp6.000.000 = Rp5.500.000.

>>> Harga Emas Antam Surabaya Hari Ini Turun Rp 27.000, Cek Daftar Lengkap Harga Emas Logam Mulia 17 Juli 2026

Perhitungan ini penting untuk memastikan hak pekerja terpenuhi sesuai aturan. Pastikan perusahaan menghitung THR prorate dengan benar agar tidak terjadi kesalahan pembayaran.