Kepercayaan konsumen dinilai jauh lebih berharga dibandingkan dengan margin keuntungan yang berkurang sedikit.

"Tidak masalah harga naik sedikit, tapi kualitas harus tetap dijaga. Itu yang akan membuat pelanggan tetap percaya," tegas Chef Remy.

Di samping persoalan produk, manajemen keuangan yang keliru sering kali menjadi kendala bagi perkembangan UMKM.

Kebiasaan mencampur aset keuangan pribadi dan operasional usaha dinilai menyulitkan penilaian keuntungan riil bisnis.

"Kesalahan paling umum adalah uang usaha dicampur dengan uang belanja rumah. Kalau tercampur, kita tidak akan tahu sebenarnya untung atau tidak," tukas Chef Remy.

Pencatatan modal, pendapatan, dan laba bersih secara terpisah sangat disarankan guna memantau arus kas dengan lebih transparan.

Pelaku usaha juga diimbau memiliki produk andalan tetap sebagai identitas bisnis utama, di samping menyediakan produk musiman.

"Harus ada produk andalan yang jadi ciri khas usaha, lalu ada produk lain yang mengikuti tren.

Jadi ketika tren berubah, kita tetap punya produk utama yang menopang bisnis," tutur Chef Remy.

Program yang diinisiasi melalui 3 Pilar Mantap Indonesia ini menyasar para pelaku UMKM dan kalangan pensiunan.

>>> BI: Kenaikan BBM Nonsubsidi Berpotensi Sumbang Inflasi 0,25 Persen

Pelatihan serta pemberdayaan tersebut difokuskan untuk mendorong kemandirian ekonomi peserta pada masa purnabakti.