>>> Baznas Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Gempa Parigi Moutong

Saya kira itu waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama terkait tata kelola di BGN ini," ujar Wapres.

Ia menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki tata kelola program agar lebih tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.

Selain itu, Gibran menekankan pentingnya pelibatan berbagai unsur masyarakat dalam pelaksanaan MBG, termasuk orang tua, sekolah, siswa SMK bidang tata boga, serta organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Wapres menambahkan, fokus pemerintah pada wilayah 3T sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pembangunan menjangkau seluruh daerah secara merata.

"Tadi yang kita highlight adalah kesenjangannya ya. Jadi sekarang yang namanya pembangunan itu sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris," tutur Wapres.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi meninjau langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T sekaligus memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah, termasuk MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

Perwakilan mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, Rapid Bena Matin, mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai kesenjangan akses antara wilayah perkotaan dan daerah 3T.

"Di sini kami bisa melihat secara langsung bagaimana kenyataan di lapangan bahwasannya di daerah 3T ini yang jauh.

Mungkin kami hidup di perkotaan dengan segala akses yang mudah, dan di sini diberikan kesempatan untuk bisa melihat secara langsung bagaimana kondisi masyarakat, terutamanya dalam program-program prioritas Presiden seperti MBG atau KDMP," ujar Rapid.

>>> Dasco Koordinasi dengan Kemensetneg soal Nasib Pegawai Hotel Sultan

Menurutnya, mahasiswa siap berkontribusi dalam mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.