Harga Bitcoin Tembus 126 Ribu Dolar AS Menjelang Pertengahan Juni 2026
Dokumen tersebut menjadi cetak biru teknologi blockchain yang digunakan hingga saat ini.
Jaringan utama Bitcoin resmi diluncurkan pada Januari 2009.
>>> Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin untuk Haul Akbar Ulama Betawi di Monas
Blok pertama atau yang dikenal sebagai genesis block ditambang oleh Nakamoto pada kisaran tanggal 3 Januari hingga 9 Januari 2009.
Pada awal kehadirannya, aset digital ini belum memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Bitcoin mulai diperdagangkan secara terbuka pada Juli 2010 dengan kisaran harga awal yang sangat rendah, yaitu sekitar $0,0008 hingga $0,08.
Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada 22 Mei 2010 ketika transaksi komersial pertama menggunakan Bitcoin dilakukan.
Saat itu, seorang programmer bernama Laszlo Hanyecz menukarkan 10.000 Bitcoin miliknya hanya untuk mendapatkan dua buah pizza.
Nilai aset yang digunakan untuk membeli makanan tersebut terus meroket seiring berjalannya waktu.
Sebagai perbandingan historis, 10.000 BTC tersebut nilainya sempat setara dengan $478 juta pada pertengahan September 2021.
Faktor Penyebab Volatilitas Harga
Bagi pelaku pasar baru, pertanyaan mengenai kenapa harga Bitcoin naik turun sering menjadi perhatian utama sebelum menempatkan modal.
Pergerakan harga aset kripto dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun internal global.
Secara umum, naik turunnya nilai Bitcoin disebabkan oleh hukum permintaan dan penawaran di pasar global, tingkat adopsi institusi finansial besar, perubahan regulasi di berbagai negara maju, sentimen makroekonomi global, dan perkembangan pembaruan kode oleh lebih dari 750 kontributor.
Faktor-faktor tersebut membuat pergerakan harga harian menjadi sangat dinamis. Di sisi lain, kepemilikan aset yang berpusat pada dompet digital besar juga turut memengaruhi likuiditas pasar.
Satoshi Nakamoto sendiri diperkirakan memiliki sekitar 1,1 juta BTC yang tersebar di kurang lebih 22.000 alamat dompet digital.
Informasi ini bukan saran investasi; konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Aktivitas perdagangan di bursa spot dan derivatif global hingga hari ini terpantau berjalan normal dengan volume transaksi yang stabil.
>>> NATO Pantau Perkembangan Komunikasi Eropa-Rusia
Para pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau rilis data ekonomi global guna mengantisipasi volatilitas lanjutan pada penutupan sesi perdagangan pekan ini.
Update Terbaru
Polisi New York Siaga Cegah Lonjakan Perdagangan Seks di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:10 WIB
BPOM Terbitkan Aturan Baru Sertifikasi Kosmetik untuk Permudah Izin
Kamis / 18-06-2026, 19:09 WIB
BI Turunkan Batas Pembelian Dolar AS Jadi US$ 10.000 per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 19:09 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Rp71,12 Miliar di Kuartal I 2026
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Wamendagri: SE Nobar Piala Dunia Dorong Ekonomi Daerah
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
DPR Ajak UMKM Perempuan Riau Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
BI Batasi Pembelian Dolar AS Tanpa Dokumen Jadi US$ 10.000 per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Amar Bank Cetak Laba Bersih Tertinggi Sepanjang Masa Rp71,12 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Badan Gizi Nasional Ubah Skema Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 19:08 WIB
Geliat Wisata Bali Berawal dari Pantai dan Hotel Ini
Kamis / 18-06-2026, 19:05 WIB
Promo Kamar Mewah Trans Luxury Hotel Surabaya Berlaku Hingga 19 Juni
Kamis / 18-06-2026, 19:05 WIB
3 Negara yang Warganya Masih Konsumsi Daging Kucing, Termasuk Tetangga RI
Kamis / 18-06-2026, 19:05 WIB
Pemkot Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS 2026, Tanpa Kuota Guru
Kamis / 18-06-2026, 19:04 WIB
Rockstar Gratiskan Pembaruan GTA V ke Konsol Generasi Terbaru
Kamis / 18-06-2026, 19:04 WIB






