Kuliner yang berasal dari daerah Klungkung ini dahulu kala hanya disajikan khusus bagi keluarga kerajaan.

Seiring berjalannya waktu, serombotan kini menjadi makanan bagi seluruh warga yang hadir saat hari raya.

Makanan kaya gizi ini berisi sayuran rebus seperti kangkung, bayam, taoge, kacang panjang, buncis, terong bulat, pare, kecai, dan undis.

Hidangan disajikan dengan bumbu kelapa berbahan bawang putih, kencur, lengkuas, cabai, terasi bakar, dan minyak.

Jaja Laklak adalah jajanan tradisional sejenis serabi yang terbuat dari tepung beras. Kue ini disajikan dengan siraman gula merah cair dan taburan parutan kelapa di atasnya.

Secara etimologis, kata jaja berarti kue, sedangkan laklak berasal dari kata la yang berarti lengah dan lak yang berarti yang akan datang.

Nama unik ini bermakna sebagai pengingat agar manusia senantiasa waspada menghadapi rintangan.

Be Guling merupakan hidangan ikonik berupa seekor anak babi betina yang diolesi bumbu rempah. Daging kemudian dipanggang berputar-putar di atas bara api selama satu hingga tiga jam.

Kematangan sempurna hidangan ini ditandai dengan kulit yang berubah menjadi kecoklatan dan bertekstur renyah.

>>> LEGO Rilis Set Mainan K-Pop Demon Hunters Pertama

Para tetua adat mewariskan tradisi menghidangkan be guling sebagai simbol kesejahteraan serta kebahagiaan dalam rangkaian upacara.