Revitalisasi ini dilengkapi penambahan 36 unit konter check-in dan 7 unit conveyor belt bagasi.

Di Terminal 3, beautifikasi menyasar area fasad komersial, ruang tunggu keberangkatan internasional, hingga penambahan fasilitas arena permainan.

"Optimalisasi di gate keberangkatan internasional akan semakin membuat penumpang merasa nyaman, begitu juga dengan adanya connecting bridge antara Terminal Internasional dan Terminal Domestik yang menyediakan jalur khusus bagi penumpang pesawat yang memiliki penerbangan lanjutan.

Ini memangkas waktu untuk check in," ucap Pahlevi.

Di wilayah Sumatra, perluasan Terminal Baru Bandara Minangkabau Padang seluas 47 ribu meter persegi disiapkan untuk menampung hingga 5,7 juta penumpang per tahun.

Di saat yang sama, Terminal Bandara Depati Amir Pangkalpinang diperluas menjadi 30 ribu meter persegi demi menampung 3 juta penumpang per tahun, dilengkapi pembaruan lanskap dan area pemeriksaan keamanan.

"Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, standar pelayanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience," ujar Pahlevi.

Seluruh rangkaian proyek ini ditargetkan mampu memperkuat konektivitas udara nasional secara komprehensif. Korporasi memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal di tengah pengerjaan fisik di lapangan.

>>> BEI Konfirmasi Sejumlah Emiten Bagikan Dividen Tunai

"InJourney Airports sebagai pengelola 37 bandara berkomitmen melakukan peningkatan pelayanan di seluruh bandara untuk peningkatan pelayanan," pungkas Pahlevi.