BI Perluas Pendanaan Luar Negeri Perbankan untuk Dorong Kredit
Bank Indonesia (BI) memperluas sumber pendanaan luar negeri perbankan melalui peningkatan rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN).
Langkah ini diumumkan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).
>>> Bahlil Pastikan Tidak Ada Rencana Pemadaman Listrik ke Depan
Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa peningkatan rasio RPLN bertujuan memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri.
Hal ini diharapkan dapat mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Insentif Likuiditas Makroprudensial
Bank sentral juga melanjutkan pelonggaran makroprudensial melalui optimalisasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
Kebijakan ini bertujuan memacu ekspansi kredit ke sektor prioritas seperti pertanian, industri, ekonomi kreatif, perumahan, dan UMKM.
Hingga pekan pertama Juni 2026, realisasi insentif KLM mencapai Rp 418,1 triliun.
Jumlah tersebut terdiri dari jalur penyaluran kredit sebesar Rp 355,6 triliun dan jalur suku bunga senilai Rp 62,5 triliun.
>>> Luhut Peringatkan Ancaman Ekonomi RI Setelah Juli 2026
Distribusi insentif berdasarkan kelompok bank menunjukkan bank BUMN menerima porsi terbesar senilai Rp 209,6 triliun.
Bank swasta nasional memperoleh Rp 169,9 triliun, bank pembangunan daerah Rp 30,8 triliun, dan kantor cabang bank asing Rp 7,8 triliun.
Ke depan, BI akan memperluas insentif KLM bagi bank yang menambah pembiayaan nonkredit maupun pendanaan non-DPK.
Selain itu, BI akan memperdalam publikasi asesmen transparansi Suku Bunga Dasar Kredit untuk memperkuat struktur intermediasi.
Perry menambahkan bahwa koordinasi dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diperkuat.
>>> Mandiri Capital Indonesia Targetkan Rasio BOPO di Bawah 90 Persen
Tujuannya adalah memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan perbankan.
Update Terbaru
Samsung Galaxy A57 Resmi Meluncur, Bodi Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
HONOR Watch 6 Resmi Meluncur dengan Layar AMOLED 1,46 Inci dan Baterai 35 Hari
Kamis / 18-06-2026, 16:21 WIB
LG Luncurkan Kulkas French Door 2026 di India, Harga Mulai Rp 22 Jutaan
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
Kasus dr Ratna Dinilai Berpotensi Jadi Preseden Pelayanan Medis
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
PGN Luncurkan Program Bedah Dapur GasKita 2026 untuk Pelanggan Baru
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
Kejagung Periksa Sony Sonjaya dalam Kasus Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
PLN Lakukan Pemadaman Listrik Terbatas di Sejumlah Wilayah Kota Bekasi
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
Harga Minyak Dunia Turun di Bawah 80 Dolar AS, BBM di Indonesia Belum Ikut Turun
Kamis / 18-06-2026, 16:20 WIB
CEO Microsoft Peringatkan Dampak Monopoli AI bagi Industri
Kamis / 18-06-2026, 16:17 WIB
IDI Khawatirkan Kriminalisasi Dokter dalam Kasus dr Ratna
Kamis / 18-06-2026, 16:16 WIB
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.172 pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:16 WIB
Samsat Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Buka Layanan Pemutihan Pajak
Kamis / 18-06-2026, 16:16 WIB
Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Naikkan Harga TBS Petani
Kamis / 18-06-2026, 16:16 WIB
Pakar: Kesepakatan Damai Iran-AS Beri Sentimen Positif Pasar Energi
Kamis / 18-06-2026, 16:16 WIB






