Pemimpin Fraksi Demokrat DPR AS Hakeem Jeffries turun tangan membantu pengurusan visa ibunda penjaga gawang tim nasional Cape Verde, Vozinha, pada Rabu (17/6/2026).

Langkah ini diambil setelah sang ibu sempat gagal terbang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan putranya berlaga di Piala Dunia 2026.

>>> BP Batam Lepas Ketergantungan APBN Mulai Tahun Depan

Vozinha, kiper berusia 40 tahun, tampil gemilang saat menghadapi Spanyol dalam laga Grup H di Mercedes-Benz Stadium pada 15 Juni 2026.

Ia mencatatkan tujuh penyelamatan penting dan menjaga gawangnya tetap bersih.

Namun, ia memendam kerisauan karena ibunya tidak hadir akibat kendala dokumen dan biaya masuk ke Amerika Serikat.

Jeffries Minta Bantuan Departemen Luar Negeri

Jeffries berinisiatif menghubungi jajaran pemerintahan agar masalah visa segera rampung.

"Saya meminta Departemen Luar Negeri melakukan segala upaya agar ibu Vozinha bisa menghadiri pertandingan Cape Verde berikutnya," kata Jeffries dikutip ESPN, Kamis (18/6/2026).

Politisi tersebut menambahkan bahwa seluruh biaya penjaminan kini telah dihapus.

>>> Pemerintah Targetkan Peluncuran B50 pada Juli 2026 untuk Hentikan Impor Solar C48

Otoritas juga tengah mengatur jadwal perjalanan agar ibunda Vozinha dapat tiba di Miami pada hari Minggu untuk menyaksikan laga kontra Uruguay.

Sebelumnya, Vozinha mengeluhkan aturan ketat Amerika Serikat yang mewajibkan jaminan visa hingga USD 15.000 (sekitar Rp 267 juta) bagi warga Cape Verde.

Aturan itu merupakan warisan kebijakan administrasi Presiden Donald Trump.

Meskipun pemerintah AS telah membebaskan aturan tersebut untuk peserta Piala Dunia sejak bulan lalu, keterlambatan penerapan membuat banyak keluarga pemain telanjur kesulitan.

Departemen Luar Negeri AS sempat mengonfirmasi tidak ada rekam pengajuan dokumen atas nama ibu Vozinha.

>>> Apple Siap Naikkan Harga Perangkat Akibat Krisis Memori Global

Namun, laporan internal menyebut masalah mendasar terletak pada masa berlaku paspor sang ibu yang sudah habis. Saat ini, dokumen perjalanan baru sedang diproses oleh pihak terkait.