Pelanggan juga dapat memanfaatkan Cloud Control Studio untuk merancang alur kerja atau agen AI baru lewat perintah bahasa alami.

Transformasi Proteksi dari Serangan Siber

Pendekatan keamanan tradisional yang bersifat responsif dinilai sudah tidak relevan di era serangan siber berbasis AI.

Perkembangan teknologi membuat celah keamanan dapat dimanfaatkan oleh penyerang dalam hitungan menit, bukan lagi berminggu-minggu.

Menghadapi tantangan ini, perlindungan langsung ditanamkan ke dalam infrastruktur melalui fitur Live Protect.

Fitur ini dirancang untuk mengamankan produk dari kerentanan baru secara langsung saat sistem berjalan tanpa memerlukan proses reboot atau jeda pemeliharaan.

>>> Wapres Gibran Berjanji Benahi Tata Kelola Makan Bergizi Gratis

Live Protect bertindak sebagai sistem imun digital yang memberikan perlindungan tambahan saat celah keamanan baru terdeteksi.

Pembaruan ini sekarang tersedia pada switch seri N9000 dan akan diperluas ke router aman serta switch lingkungan kampus.

Langkah mitigasi lain diterapkan melalui Hybrid Mesh Firewall yang menggabungkan perlindungan di lapisan jaringan hingga aplikasi.

Solusi ini bertujuan melokalisasi dampak insiden keamanan agar tidak menyebar ke area lain.

Proteksi Agen AI dan Antisipasi Ancaman Kuantum

Seiring meningkatnya adopsi teknologi operasional ini, lapisan keamanan khusus turut disiapkan.

Pengembangan portofolio mencakup AI Defense, Zero Trust untuk agen AI, hingga Agentic SOC (Security Operations Center) demi melindungi agen dari ancaman luar dan memitigasi risiko internal.

Antisipasi terhadap ancaman komputer kuantum juga dilakukan melalui perluasan kemampuan quantum-safe communication pada produk inti.

Langkah ini merespons praktik pencurian data terenkripsi yang berpotensi dibuka di masa depan menggunakan komputer kuantum.

Fitur secure boot berbasis teknologi quantum-safe akan dihadirkan pada perangkat jaringan baru untuk lingkungan data center dan cabang perusahaan.