Produsen otomotif Chery meluncurkan robot humanoid bernama AiMOGA Mornine yang dibekali kecerdasan buatan berbasis ChatGPT.

Robot ini mampu berkomunikasi dalam lebih dari 10 bahasa, termasuk bahasa Indonesia, dan dirancang untuk berinteraksi secara natural dengan manusia.

>>> IHSG Anjlok 1,14 Persen ke 6.150 pada Sesi I, Tertekan Antisipasi BI dan MSCI

Sistem AI Mornine menggabungkan berbagai model canggih seperti ChatGPT dan DeepSeek untuk mengoptimalkan percakapan.

Menurut Sam, Marketing Overseas Chery, robot ini dapat menjawab pertanyaan, menyediakan informasi, hingga melayani kebutuhan konsumen.

Kemampuan bahasa yang luas membuat Mornine potensial ditempatkan di berbagai lingkungan kerja global.

Fitur dan Kemampuan Robot

Mornine dapat beroperasi tanpa koneksi internet melalui mode offline untuk fungsi dasar seperti menyapa konsumen dan menjawab pertanyaan sederhana.

>>> DPR Soroti Rencana Pemerintah Konversi Kompor Listrik pada 2027

Untuk informasi yang lebih spesifik, robot perlu terhubung ke internet.

Robot ini dilengkapi LiDAR 3D, kamera kedalaman, kamera visual, dan sistem navigasi sensorik untuk memetakan area secara real-time.

Tangan dexterous dengan sensor tekanan memungkinkan Mornine memegang benda rapuh seperti telur tanpa merusaknya.

Chery memproyeksikan penggunaan Mornine di berbagai sektor, mulai dari asisten penjualan di dealer, petugas layanan pelanggan, pemandu navigasi, hingga robot perawat di rumah sakit.

>>> Iran dan AS Teken Nota Kesepahaman Islamabad, Fokus ke Implementasi

Saat ini kemampuan operasional robot berada pada Level 3 atau semi-mandiri, dengan target pengembangan menuju Level 4 dan Level 5.