Ekonom: Kenaikan BI Rate Punya Manfaat dan Risiko Seimbang
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) memiliki manfaat dan risiko yang perlu dilihat secara seimbang.
Bank sentral telah menaikkan BI Rate secara kumulatif sebesar 75 basis poin (bps), masing-masing pada RDG Mei 2026 sebesar 50 bps dan RDG Mingguan 9 Juni 2026 sebesar 25 bps.
>>> AXA Mandiri Perluas Akses Perlindungan dengan Asuransi Group Shield Pro
Manfaat Kenaikan BI Rate
Manfaat utama kenaikan BI Rate adalah menjaga stabilitas rupiah. Ketika rupiah melemah terlalu cepat, BI perlu memberi sinyal tegas bahwa stabilitas nilai tukar menjadi prioritas.
Suku bunga yang lebih tinggi membuat aset rupiah lebih menarik, membantu menahan arus keluar dana asing, dan memberi insentif bagi investor untuk kembali masuk ke instrumen rupiah seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
"Dalam kondisi rupiah sempat mendekati atau menembus level psikologis penting, respons cepat BI dapat mencegah tekanan pasar berkembang menjadi kepanikan yang lebih luas," kata Josua ketika dihubungi, Kamis (18/6/2026).
Keuntungan kedua adalah menahan risiko inflasi. Rupiah yang lemah membuat harga barang impor naik, terutama energi, pangan, bahan baku industri, dan barang modal.
Jika tidak dikendalikan, pelemahan rupiah dapat masuk ke harga konsumen dan menekan daya beli masyarakat.
Dengan menaikkan suku bunga, BI berupaya menahan ekspektasi inflasi agar pelaku usaha tidak terlalu cepat menaikkan harga dan masyarakat tidak terlalu khawatir terhadap kenaikan harga ke depan.
"Jadi, kenaikan BI Rate bukan hanya soal kurs, tetapi juga soal menjaga daya beli," ujar dia.
Keuntungan ketiga yakni menjaga kepercayaan investor.
Update Terbaru
Portugal Ditahan RD Kongo, Cristiano Ronaldo Ukir Rekor di Tengah Mandeknya Ketajaman
Kamis / 18-06-2026, 11:12 WIB
Lionel Messi Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026, Samai Rekor Gol Klose
Kamis / 18-06-2026, 11:12 WIB
Garena Rilis Kode Redeem Free Fire Terbaru 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:12 WIB
BRI Pastikan Debitur Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KUR
Kamis / 18-06-2026, 11:12 WIB
FIFA Undang YouTuber Inocat ke Guadalajara Usai Alami Rasisme
Kamis / 18-06-2026, 11:12 WIB
Dosen FKD Unpam Latih Kompetensi Digital Siswa SMK Yapia Parung
Kamis / 18-06-2026, 11:11 WIB
Kekayaan Elon Musk Tembus Rp23.000 Triliun, Lampaui Kapitalisasi Bitcoin
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Jhon Arias Tampil Gemilang Bawa Kolombia di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Apakah Film Cerita Lila (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Musisi Kanada Ashley MacIsaac Gugat Google Rp24 Miliar Akibat Fitnah AI Overview
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Messi Cetak Hattrick dan Samai Rekor Klose di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Kolombia Kalahkan Uzbekistan 2-1 di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Pelindo Setor Kontribusi Rp7,81 Triliun ke Negara pada Tahun Buku 2025
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB
Kolombia Kalahkan Uzbekistan 3-1 di Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:10 WIB






