Akses masyarakat terhadap perlindungan asuransi semakin diperluas melalui inovasi produk proteksi yang terjangkau. Langkah ini diwujudkan lewat sinergi strategis antara AXA Mandiri dan Bank Mandiri.

Keduanya menghadirkan Asuransi Group Shield Pro yang dapat diakses dengan premi mulai dari Rp1.000.

>>> Timnas Kolombia Hadapi Uzbekistan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Masyarakat dapat membeli produk ini secara praktis melalui fitur top up e-money di aplikasi Livin' by Bank Mandiri.

Produk ini menawarkan manfaat perlindungan finansial hingga Rp10 juta terhadap risiko kecelakaan. Solusi proteksi tersebut dirancang untuk menyasar masyarakat luas, termasuk segmen yang sebelumnya belum tersentuh layanan asuransi.

Komitmen Tingkatkan Literasi dan Inklusi Asuransi

Direktur AXA Mandiri, Atta Alva Wanggai, menjelaskan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendongkrak literasi serta inklusi perlindungan asuransi di Indonesia.

"Kami percaya bahwa literasi asuransi tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui pengalaman langsung merasakan manfaat perlindungan.

Dengan premi yang sangat terjangkau, masyarakat dapat memulai langkah awal memiliki proteksi," ujar Atta dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

>>> IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.167 Jelang Keputusan BI Rate

Sistem digital yang sederhana diklaim menjadi kunci utama dalam mempermudah masyarakat mendapatkan produk proteksi sejak dini. Respons positif terlihat dari volume penjualan polis yang mencatat pertumbuhan signifikan.

"Kemudahan akses produk ini sudah terbukti dengan lebih dari 2 juta polis terjual sejak diluncurkan pada paruh kedua tahun lalu," imbuhnya.

Sebagai wujud komitmen layanan, penyerahan klaim perdana telah dilakukan kepada ahli waris nasabah Asuransi Group Shield Pro dalam seremoni resmi di Surabaya.

Proses ini menegaskan bahwa manfaat perlindungan finansial dapat dicairkan saat dibutuhkan keluarga nasabah.

Melalui premi ekonomis Rp1.000, masyarakat didorong membangun kesadaran akan pentingnya proteksi keuangan secara bertahap.

>>> AIIB Kucurkan US$ 17 Miliar untuk Pembangunan Indonesia 2025-2029

Selain santunan meninggal akibat kecelakaan, produk ini juga menyediakan santunan ketidakmampuan, penggantian biaya medis, hingga biaya pemakaman.