Kedaulatan Berpotensi Jadi Tantangan Adopsi AI di ASEAN
Menteri Pembangunan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo menilai konsep kedaulatan atau sovereign berpotensi menjadi tantangan dalam adopsi kecerdasan buatan (AI) di kawasan ASEAN.
Hal itu disampaikan Teo dalam acara Asia Economic Summit 2026 di Jakarta pada Rabu.
>>> Yoane Wissa Bawa Kongo Imbang Lawan Portugal di Piala Dunia 2026
Menurut Teo, negara-negara kerap memandang kedaulatan AI secara terbatas sebagai persoalan kepemilikan dan perlombaan teknologi.
"Persoalan kepemilikan dan perlombaan untuk membangun atau menguasai seluruh rantai teknologi AI, mulai dari chip, model, data, hingga aplikasi.
Pandangan ini dapat dipahami, tetapi cukup tidak realistis dan mungkin tidak membantu banyak negara," tutur Teo.
Ia menegaskan bahwa kedaulatan merupakan perhatian yang sah dan setiap negara harus mampu menggunakan AI sesuai kepentingannya sendiri demi melayani masyarakat.
Namun, biaya yang dibutuhkan sangat besar dan rantai teknologi AI bergantung pada rantai pasok global yang kompleks.
Sebagian besar negara ASEAN juga memiliki prioritas anggaran lain, seperti merawat populasi menua, perawatan kesehatan, atau pendidikan.
Tiga Pendekatan Pengembangan AI
Teo menyoroti pengembangan AI dirumuskan melalui tiga pendekatan.
Pertama, memastikan kemampuan untuk memanfaatkan dan mengatur AI demi kepentingan masyarakat luas.
Kedua, memiliki otonomi dalam menentukan mitra, sumber teknologi, serta bentuk kerja sama yang sesuai.
Ketiga, memperkuat fondasi ekosistem AI melalui dukungan terhadap institusi riset, komunitas pengembang, pelaku usaha, dan pengembangan talenta digital.
>>> Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
"Ketiga tujuan ini akan membutuhkan upaya yang cukup besar untuk dicapai. Tetapi itu cara yang membantu kita melindungi warga negara dan kepentingan strategis kita.
Update Terbaru
India Blokir Sementara Telegram Akibat Skandal Kecurangan Ujian Universitas
Kamis / 18-06-2026, 06:24 WIB
Polisi Selidiki Kapal Yacht Australia yang Terdampar Tanpa Awak di Rote
Kamis / 18-06-2026, 06:20 WIB
Phintraco Sekuritas Prediksi IHSG Melemah Akibat Suku Bunga BI
Kamis / 18-06-2026, 06:19 WIB
DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemenag 2027 Rp 41,8 Triliun
Kamis / 18-06-2026, 06:16 WIB
IHSG Diprediksi Melemah Terbatas Menanti Keputusan BI dan MSCI
Kamis / 18-06-2026, 06:15 WIB
Ghana vs Panama: Susunan Pemain Grup L Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 06:14 WIB
Harga BBM Naik 27%, Namun Rekor Baru Pengendara AS Diprediksi Terjadi saat 4 Juli
Kamis / 18-06-2026, 06:12 WIB
Portugal Gagal Menang Lawan RD Kongo di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 06:12 WIB
IHSG Melemah ke 6.220, Analis Peringatkan Potensi Koreksi Lanjutan
Kamis / 18-06-2026, 06:12 WIB
Pemerintah Siapkan Penerbitan Sovereign Panda Bond di China
Kamis / 18-06-2026, 06:12 WIB
FIFA Tuai Kritik Akibat Lionel Messi Lolos dari Kartu Merah
Kamis / 18-06-2026, 06:12 WIB
Wamenkes Soroti Keterlambatan Deteksi Kanker Usus Besar di Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 06:10 WIB
Dolar AS Menguat Tajam Usai Sinyal Kenaikan Suku Bunga dari The Fed
Kamis / 18-06-2026, 06:10 WIB
IHSG Melemah ke Level 6.220,74 pada Perdagangan Rabu
Kamis / 18-06-2026, 06:10 WIB






