Penjualan retail BAIC Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026 menunjukkan perubahan signifikan.

Model hybrid BAIC BJ30 HEV kini menjadi penyumbang penjualan terbesar dan mulai menggeser dominasi model andalan lain.

>>> Kanada Tolak Kedatangan Thomas Partey karena Beri Keterangan Palsu

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BAIC membukukan total penjualan sebanyak 335 unit selama lima bulan pertama 2026.

Dari jumlah tersebut, BJ30 HEV mencatatkan penjualan sebanyak 156 unit atau berkontribusi sebesar 46,6 persen.

Posisi kedua ditempati oleh model BJ40 Plus sebanyak 135 unit (40,3 persen), sedangkan tipe X55 II menyumbang sebanyak 44 unit (13,1 persen).

Capaian ini menegaskan bahwa BJ30 HEV kini menjadi tulang punggung penjualan BAIC di Indonesia.

Proyeksi Perusahaan dan Respons Pasar

Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia Dhani Yahya mengatakan, peningkatan penjualan BJ30 HEV sudah sesuai dengan proyeksi perusahaan sejak model tersebut diluncurkan pada akhir tahun lalu.

"Jadi seperti yang sudah kami prediksi, kenaikan penjualan BJ30 HEV memang terjadi karena mobil ini sendiri baru diluncurkan pada akhir tahun lalu," kata Dhani.

Menurut Dhani, BAIC kini tidak lagi berada pada tahap memperkenalkan produk ke pasar otomotif nasional. Perusahaan mulai menikmati peningkatan eksposur merek yang berdampak langsung pada angka penjualan.

>>> Folago Global Nusantara Gandeng GoPay untuk Distribusi Voucher Piala Dunia 2026

"Jadi sekarang (BJ30 HEV) bukan lagi tahap sosialisasi, melainkan lebih ke bagaimana brand tersebut semakin terlihat dan dikenal masyarakat," ujar Dhani.

Penerimaan pasar yang positif membuat angka distribusi kendaraan hybrid ini melesat melampaui varian lawas.

"Animo masyarakat terus meningkat, sehingga saat ini penjualan BJ30 HEV sudah lebih besar dibandingkan BJ40 Plus.

Bahkan, kurang lebih hampir 50 persen dari total penjualan kami berasal dari BJ30," kata Dhani.

Untuk menjaga pilihan bagi konsumen, BAIC menghadirkan BJ30 HEV dalam dua varian sistem penggerak, yakni Front-Wheel Drive (FWD) dan All-Wheel Drive (AWD).

"Saat ini kontribusi penjualannya masih relatif seimbang antara FWD dan AWD," kata Dhani.

Menurut Dhani, dominasi BJ30 HEV juga memperlihatkan perubahan preferensi pasar otomotif nasional yang mulai melirik kendaraan elektrifikasi tanpa meninggalkan karakter SUV.

>>> Alex Marquez Siap Kembali Balapan di MotoGP Ceko 2026

Dengan kontribusi mencapai 46,6 persen, model ini bukan hanya menjadi produk baru BAIC, tetapi juga berkembang menjadi volume utama perusahaan sepanjang 2026.