Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia, yang dijadwalkan pada 17-19 Juni 2026.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor.

>>> Cari HP 3 Jutaan Terbaik 2026? Tiga Pilihan untuk Gaming, Konten, dan Pemakaian Harian

Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki pertimbangan tersendiri, terutama karena masih banyak agenda dalam negeri yang perlu diselesaikan.

"Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri," kata Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan komunikasi intensif dengan para pemimpin Asia Tenggara dalam rangkaian KTT ASEAN di Filipina pada Mei lalu.

>>> BGN Pastikan Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis Tetap Dimanfaatkan

Selain itu, pada April lalu, Presiden Prabowo juga telah bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan bilateral itu menghasilkan sejumlah kesepakatan yang kini sedang ditindaklanjuti secara teknis.

Prasetyo menambahkan bahwa hubungan bilateral dengan Rusia tetap berjalan baik, dan beberapa komitmen kerja sama sudah mulai direalisasikan.

>>> Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Jadi Terburuk Kedua di Dunia

KTT ASEAN-Rusia 2026 di Kazan rencananya akan membahas kemitraan ekonomi, ketahanan energi, transformasi digital, dan keamanan regional. Presiden Putin dijadwalkan menjadi tuan rumah bagi para pemimpin ASEAN.