Kementerian Agama (Kemenag) memastikan insentif bagi guru madrasah non-ASN akan mulai disalurkan pada akhir Juni 2026.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, sebelum mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

>>> Qualcomm Luncurkan Snapdragon Reality Elite untuk Headset Premium

"Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. InsyaAllah, insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026," jelas Menag Nasaruddin Umar.

Setiap guru penerima akan mendapatkan insentif sebesar Rp1,5 juta yang langsung ditransfer ke rekening pribadi masing-masing.

Persiapan Administrasi

Saat ini, Tim Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam tengah menyelesaikan persiapan administrasi, termasuk pembuatan rekening bank secara kolektif bagi seluruh guru penerima manfaat.

>>> SUV Medium 7-Penumpang: Chery Tiggo 8 Premium vs Mitsubishi Destinator GLS

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno menekankan pentingnya proses administratif ini untuk memastikan akurasi sasaran dan kelancaran pencairan dana.

"Ini tentu perlu waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah.

Nantinya, setiap guru akan menerima insentif sebesar satu setengah juta dan itu langsung masuk ke rekening mereka," jelas Amin Suyitno.

>>> Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Jalin Kolaborasi Digital untuk Ekonomi Kreatif

Menteri Agama juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru madrasah dalam mendidik generasi muda dan menegaskan komitmen Kemenag untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru.