Sebuah komponen roket Falcon 9 milik SpaceX diprediksi akan menabrak permukaan Bulan pada Agustus 2026 mendatang.

Bagian yang dimaksud adalah tahap atas (upper stage) dari roket yang digunakan dalam misi peluncuran pada 15 Januari 2025.

>>> Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027

Menurut kalkulasi Project Pluto yang dikutip Fox Weather, tabrakan diperkirakan terjadi pada 5 Agustus 2026 pukul 13.35 WIB.

Kecepatan tumbukan mencapai 5.400 mil per jam atau sekitar 8.700 kilometer per jam.

Titik jatuh diproyeksikan berada di dekat Einstein Crater atau Kawah Einstein, yang terletak di sisi Bulan menghadap Bumi.

Kawasan tersebut dikenal memiliki medan kasar dan dipenuhi kawah akibat tumbukan miliaran tahun lalu.

Komponen roket ini memiliki dimensi setara gedung lima lantai dan berfungsi membawa muatan ke orbit setelah terpisah dari tahap pertama.

>>> Vicky Prasetyo Buka Suara soal Tuduhan Tipu Pengusaha Audio

Falcon 9 dirancang melepaskan beberapa bagian selama penerbangan demi efisiensi. Tahap atas biasanya tetap di orbit Bumi sebelum terbakar di atmosfer.

Namun, tahap atas Falcon 9 ini mengambil jalur berbeda dan bergerak menuju Bulan setelah lebih dari setahun dalam orbit memanjang mengelilingi Bumi.

Peristiwa ini bukan yang pertama. NASA pernah sengaja menabrakkan tahap atas roket misi Apollo 13 dan Apollo 17 untuk riset ilmiah.

Para pakar memastikan insiden ini tidak membahayakan Bumi maupun Bulan. Dampaknya kecil dan tidak memengaruhi kondisi Bulan secara signifikan.

>>> Tom Holland dan Zendaya Dikabarkan Telah Menikah

Fenomena ini menjadi pengingat akan meningkatnya jejak aktivitas manusia di luar angkasa seiring frekuensi peluncuran roket yang tinggi.